Independen Tanpa Dukungan Partai Politik, Vladimir Putin Siap Maju Lagi di Pilpres Rusia 2024

AKURAT.CO Rusia bersiap menggelar Pemilu pada bulan Maret 2024, dan Vladimir Putin telah mengajukan dokumen pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Rusia sebagai kandidat independen untuk jabatan Presiden.
Putin yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai calon presiden pada tahun 2012 melalui partai Rusia Bersatu dan sebagai calon independen pada tahun 2018, kini kembali mencalonkan diri secara independen alias tanpa dukungan partai politik.
Menurut hukum pemilihan Rusia, seseorang dapat mencalonkan diri sebagai Presiden dengan dukungan minimal 500 orang pendukung.
Sedangkan calon independen harus mengumpulkan setidaknya 300.000 tanda tangan dukungan dari 40 daerah atau lebih.
Kelompok yang mencalonkan Putin mencakup pejabat tinggi dari partai berkuasa Rusia Bersatu, tokoh-tokoh terkenal seperti aktor, penyanyi, atlet, dan tokoh masyarakat lainnya.
Dikutip dari ABC News, Kamis (21/12/2023), Putin telah menggunakan berbagai strategi dalam pemilihan sebelumnya, termasuk mencalonkan diri melalui partai pada tahun 2012 dan sebagai calon independen dengan pengumpulan tanda tangan pada tahun 2018.
Baca Juga: 8 Musuh Vladimir Putin Berakhir Tragis, Dipenjara Hingga Mati Misterius
Pemilihan Presiden Rusia dijadwalkan pada 17 Maret 2024, membawa Putin lebih dekat dengan kemungkinan masa jabatan kelima.
Reformasi konstitusi Rusia memberikan hak kepada Putin untuk mencalonkan diri dua kali lagi, masing-masing dengan masa jabatan enam tahun, setelah masa jabatannya saat ini berakhir tahun depan. Jika terpilih lagi, Putin dapat tetap berkuasa hingga tahun 2036.
Putin yang telah menjabat sebagai Presiden Rusia selama empat periode sejak tahun 2000, menghadapi sedikit tantangan karena kendali yang ketat terhadap sistem politik Rusia selama 24 tahun pemerintahannya.
Banyak kritikus yang dapat menantangnya dalam pemilu saat ini terdapat di penjara atau tinggal di luar negeri, dan sebagian besar media independen telah dilarang.
Meskipun berusia 71 tahun, Putin dianggap memiliki dukungan yang kuat dan kemungkinan besar akan mencari mandat luas untuk mengatasi perselisihan domestik, terutama terkait konflik Ukraina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








