Mana Lebih Utama? Zikir Dengan Jari Atau Tasbih

AKURAT.CO Zikir atau pengingat kepada Allah adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Muslim dianjurkan untuk senantiasa zikir dan mengingat Allah dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul, apakah lebih baik melakukannya dengan menggunakan jari-jari tangan atau dengan menggunakan tasbih?
Kedua cara ini sebenarnya tidak ada yang salah karena melakukan zikir dengan menggunakan tasbih termasuk hal yang sunah dilakukan. Namun, sebagian umat muslim melakukan zikir dengan jari-jari tangan untuk menghitungnya sebab mereka lebih ingin menunjukkan kepribadiannya.
Baca Juga: Baca 5 Zikir Ini Sebelum Terbit Fajar, Kekayaan Akan Mendatangimu
Di sisi lain, Nabi juga pernah bersabda, "bertasbih, tahlil, dan takbir menggunakan jari-jari tangan karena jari-jari tangan itu akan ditanyai dan diminta untuk bersaksi. Oleh karena itu, Janganlah Anda lalai sehingga tak akan mendapat rahmat Allah” (HR Abu Daud dan al-Tirmidzi).
Menggunakan jari-jari tangan sebagai alat untuk berzikir adalah praktik yang telah ada sejak zaman Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Dalam kitab Tuḥfah al-Futūḥāt wa al-Adzwāq, Syekh Abu Bakar al-Bunani, mengutip pendapat Imam al-Sahili, menjelaskan pertanyaan tersebut demikian.
إن العقد بالأنامل إنما يتيسر في الأذكار القليلة من المائة فدون. أما أهل الأوراد الكثيرة والأذكار المتصلة فلو عدوا بأصابعهم لدخلهم الغلط واستولى عليهم الشغل بالأصابع.
“Menghitung zikiran yang dibaca dengan menggunakan jari itu memang mudah dilakukan terkait zikir yang jumlahnya sedikit, seperti seratus atau kurang. Sementara itu, ahli wirid yang membaca zikiran dalam jumlah banyak dan dilakukan secara terus-menerus itu akan mengalami kesulitan dalam menghitung. Mereka bisa lupa jumlah bilangan zikiran yang dibaca dan fokus pada jari.”
Baca Juga: Amalan Zikir Pagi Sesuai Sunah Rasul, Pembuka Pintu Rezeki
Sebagian umat islam yang menggunakan jari-jari tangan dalam zikir berargumen bahwa ini adalah cara yang lebih sederhana dan mudah dilakukan dalam berbagai situasi.
Mereka mengklaim bahwa cara ini lebih dalam menjaga kesadaran dan perhatian saat berzikir, karena jari-jari tangan secara fisik terlibat dalam menghitung.
Zikir dengan jari-jari tangan juga dianggap lebih praktis dalam kehidupan sehari-hari, karena tidak perlu membawa alat tambahan seperti tasbih.
Namun, sebagian umat islam yang menggunakan tasbih mengklaim bahwa ini adalah cara yang lebih terstruktur dan teratur untuk melaksanakan zikir.
Mereka berpendapat bahwa dengan menggunakan tasbih dapat menghitung dengan lebih tepat dan menghindari kesalahan penghitungan yang mungkin terjadi saat berzikir dengan jari-jari tangan.
Tasbih juga dapat membantu dalam mengukur jumlah zikir yang telah dilakukan dengan lebih mudah. Zikir dengan tasbih juga dianggap oleh beberapa orang sebagai cara yang lebih tenang dan khusyuk untuk mengingat Allah.
Dalam Islam, ada prinsip yang disebut "ijtihad," yang mengacu pada penafsiran dan analisis pribadi terhadap ajaran agama. Oleh karena itu, banyak ulama memandang bahwa baik zikir dengan jari-jari tangan maupun dengan tasbih dapat diterima, selama zikir tersebut dilakukan dengan niat yang tulus dan kesadaran yang baik.
Zikir adalah salah satu ibadah penting dalam Islam yang mengingatkan untuk senantiasa mengingat Allah SWT. Berzikir dengan jari-jari tangan atau dengan tasbih, yang terpenting adalah menjalankannya dengan niat yang tulus dan kesadaran yang baik.
Bagi banyak muslim, cara yang mereka pilih mungkin akan didasarkan pada tradisi keluarga mereka atau preferensi pribadi mereka, dan kedua cara tersebut dihormati dalam Islam. Maka penting menjalankan zikir dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan dalam hati. (Dani Zahra Anjaswari)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







