Akurat Logo

Doa Meminta Hujan, agar Terhindar dari Kekeringan Panjang

Lufaefi | 19 September 2026, 06:46 WIB
Doa Meminta Hujan, agar Terhindar dari Kekeringan Panjang
Doa Meminta Hujan - Pngtree

AKURAT.CO Kekeringan panjang dapat menjadi persoalan serius bagi masyarakat. Persediaan air berkurang, lahan pertanian mulai mengering, dan kebutuhan air sehari-hari menjadi semakin sulit dipenuhi.

Dalam kondisi seperti ini, selain melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan dan menghemat air, umat Islam juga dianjurkan untuk berdoa memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.

Dalam ajaran Islam, meminta hujan dikenal dengan istilah istisqa. Bahkan, ketika hujan tidak kunjung turun dan masyarakat mengalami kekeringan, Rasulullah SAW pernah melaksanakan salat istisqa dan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Salah satu doa yang dapat dibaca ketika mengharapkan turunnya hujan adalah:

اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا، مَرِيئًا مَرِيعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلًا غَيْرَ آجِلٍ

“Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menolong, menyuburkan, menyenangkan, bermanfaat dan tidak membahayakan, serta segera dan tidak ditunda.”

Doa tersebut menggambarkan harapan agar hujan yang turun bukan sekadar banyak, tetapi juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan.

Baca Juga: 5 Penyebab Got Cepat Tersumbat Saat Hujan dan Cara Mengatasinya

Islam juga mengajarkan bahwa turunnya hujan merupakan salah satu bentuk rahmat Allah SWT. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:

وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْ بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهُ

“Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya.” (QS. Asy-Syura: 28).

Ayat tersebut menunjukkan bahwa hujan memiliki hubungan erat dengan rahmat Allah. Karena itu, ketika kekeringan berlangsung panjang, seorang Muslim dapat menjadikan doa sebagai bentuk ketundukan dan pengharapan kepada Allah SWT.

Selain doa di atas, terdapat pula doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika meminta hujan:

اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

“Ya Allah, berilah kami pertolongan dengan menurunkan hujan. Ya Allah, berilah kami pertolongan dengan menurunkan hujan. Ya Allah, berilah kami pertolongan dengan menurunkan hujan.”

Dalam riwayat hadis, Rasulullah SAW juga pernah berdoa:

اللَّهُمَّ اسْقِنَا، اللَّهُمَّ اسْقِنَا، اللَّهُمَّ اسْقِنَا

“Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.”

Doa meminta hujan tidak berarti umat Islam hanya menunggu datangnya hujan tanpa melakukan usaha. Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal.

Masyarakat tetap perlu menghemat penggunaan air, menjaga sumber mata air, memperbaiki sistem penyimpanan air, serta menghindari tindakan yang dapat merusak lingkungan. Bagi petani, berbagai langkah adaptasi terhadap kekeringan juga penting dilakukan sesuai kondisi wilayah masing-masing.

Kekeringan juga dapat menjadi momentum untuk kembali menyadari pentingnya menjaga lingkungan. Air merupakan kebutuhan dasar yang harus digunakan secara bijaksana. Jangan sampai pemborosan air dilakukan ketika persediaan melimpah, lalu masyarakat kesulitan ketika musim kering datang.

Allah SWT berfirman:

وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ

“Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.” (QS. Al-Anbiya: 30).

Ayat tersebut mengingatkan bahwa kehidupan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan air.

Karena itu, ketika kekeringan panjang melanda, seorang Muslim dapat memperbanyak doa, istigfar, sedekah, dan amal kebaikan sambil tetap melakukan berbagai ikhtiar untuk menghadapi kondisi tersebut.

Jika kekeringan semakin berat dan terjadi secara luas, masyarakat Muslim juga dapat melaksanakan salat istisqa sesuai tuntunan fikih dan arahan ulama atau otoritas keagamaan setempat.

Baca Juga: Doa Sebelum Berangkat Kerja, agar Rezeki Berkah dan Manfaat

Pada akhirnya, hujan bukan hanya persoalan cuaca. Bagi seorang Muslim, hujan juga menjadi pengingat tentang keterbatasan manusia dan besarnya ketergantungan kehidupan kepada Allah SWT.

Ketika langit belum menurunkan hujan, doa menjadi salah satu cara untuk menjaga harapan. Namun, doa tersebut perlu berjalan bersama ikhtiar menjaga air dan lingkungan.

Semoga hujan yang turun nantinya menjadi hujan yang membawa manfaat, menyuburkan tanah, memenuhi kebutuhan air, serta menjadi rahmat bagi seluruh makhluk.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi