Akurat

Doa Agar Sukses dalam Tes UTBK SNBT 2025, Lengkap dengan Latin dan Artinya yang Bisa Diamalkan

Rahmat Ghafur | 23 April 2025, 12:15 WIB
Doa Agar Sukses dalam Tes UTBK SNBT 2025, Lengkap dengan Latin dan Artinya yang Bisa Diamalkan

AKURAT.CO Bagi yang sedang mengikuti tes UTBK SNBT 2025 tidak boleh lupa untuk membaca doa agar sukses dalam tes UBTK SNBT 2025 berikut ini.

Persiapan matang secara akademis tentu menjadi kunci utama.

Baca Juga: Jangan Keliru! Ini Ukuran Cetak Kartu Peserta UTBK SNBT 2025

Namun, sebagai umat beriman, memanjatkan doa kepada Allah SWT juga merupakan ikhtiar batin yang tak kalah penting agar diberikan kelancaran, kemudahan, dan kesuksesan dalam menghadapi ujian.

Dalam Islam, doa adalah senjata bagi seorang mukmin. Dengan berdoa, seorang hamba menunjukkan ketergantungan dan harapannya hanya kepada Sang Pencipta.

Terlebih dalam momen-momen penting seperti menghadapi ujian, doa dapat memberikan ketenangan hati, menghilangkan kegelisahan, dan memohon pertolongan Allah SWT agar segala usaha yang telah dilakukan membuahkan hasil yang terbaik.

Berikut adalah beberapa doa yang bisa diamalkan agar sukses dalam menghadapi UTBK SNBT 2025, lengkap dengan bacaan latin dan artinya.

Lā ilāha illallāhul halīmul karīmu, ‘azhīmul halīmu, lā ilāha illallāhul ‘aliyyul ‘azhīmu. subhāna rabbil ‘arsyil ‘azhīmi, walhamdu lillāhi rabbil ‘ālamīna.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang maha tinggi dan agung. Maha Suci Allah, Tuhan Arasy yang megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam”.

Di samping doa yang telah disebutkan, terdapat pula doa hajat lainnya yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, dalam riwayat tersebut, Rasulullah SAW dikabarkan rutin membacanya.

Nah, inilah salah satu doa yang bisa kamu amalkan agar dimudahkan dan berhasil lolos UTBK SNBT 2025.

Subhānalladzī labisal ‘izza wa qāla bihī. Subhānalladzī ta‘aththafa bil majdi wa takarrama bihī. Subhāna dzīl ‘izzi wal karami. Subhāna dzīt thauli. As’aluka bi ma‘āqidil ‘izzi min ‘arsyika, wa muntahar rahmati min kitābika, wa bismikal a‘zhami, wa jaddikal a‘lā, wa kalimātikat tāmmātil ‘āmmātil latī lā yujāwuzuhunna birrun wa lā fājirun an tushalliya ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā āli sayyidinā Muhammadin.

Artinya, “Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103-104).

Selanjutnya, bagi siapa pun yang tengah menggantungkan harapan atau memiliki hajat khusus, dianjurkan untuk melanjutkan dengan doa yang pernah dibaca oleh Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi.

Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.

Artinya, “Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 104).

Baca Juga: Telkomsel Sukses Gelar Ilmupedia Tryout UTBK 2025 di 30 Kota yang Diikuti 16.000 Siswa, Jadi Komitmen Nyata Dukung Pendidikan di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D