Kumpulan Doa Mustajab: Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

AKURAT.CO Doa adalah senjata paling kuat bagi setiap muslim. Melalui doa, manusia berkomunikasi langsung dengan Allah, memohon pertolongan, bimbingan, rezeki, dan ampunan.
Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu” (QS. Ghafir: 60). Ayat ini menjadi pengingat bahwa tidak ada doa yang sia-sia, asalkan dipanjatkan dengan hati ikhlas, penuh keyakinan, dan di waktu yang tepat.
Berikut ini kumpulan doa-doa mustajab yang bisa diamalkan dalam berbagai keadaan, lengkap dengan bacaan Arab, latin, dan artinya.
Baca Juga: Teks Doa untuk Upacara Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025
-
Doa Memohon Ampunan (Istighfar Agung)
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Allahummaghfir lii warhamnii wa tub ‘alayya innaka antat tawwaabur rahiim
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah tobatku. Sungguh Engkaulah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” -
Doa Memohon Rezeki yang Luas dan Halal
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahummakfinii bihalaalika ‘an haraamika, wa aghninii bifadhlika ‘amman siwaaka
Artinya: “Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki halal-Mu dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.” -
Doa Memohon Ketenangan Hati
اللَّهُمَّ اجْعَلْ قَلْبِي نُورًا، وَصَدْرِي نُورًا، وَسَمْعِي نُورًا، وَبَصَرِي نُورًا
Allahumm aj‘al qalbii nuuran, wa shadrii nuuran, wa sam‘ii nuuran, wa basharii nuuran
Artinya: “Ya Allah, jadikan hatiku cahaya, dadaku cahaya, pendengaranku cahaya, dan penglihatanku cahaya.” -
Doa Agar Diberi Kekuatan dan Kesabaran
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ
Rabbanaa afrigh ‘alaynaa shabran wa tawaffanaa muslimiin
Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (Islam).” (QS. Al-A’raf: 126) -
Doa Agar Terhindar dari Kesedihan dan Kegelisahan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ
Allahumma inni a‘uudzu bika minal hammi wal hazan, wa a‘uudzu bika minal ‘ajzi wal kasal
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan kegelisahan, serta dari kelemahan dan kemalasan.” -
Doa Mohon Kesembuhan dari Penyakit
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَاسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ
Allahumma rabban-naas, adzhibil-ba’sa, isyfi anta asy-syaafii, laa syifaa’a illa syifaa’uka
Artinya: “Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu.” -
Doa Mohon Perlindungan dari Segala Kejahatan
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillaahil ladzi laa yadhurru ma‘asmihi syai’un fil ardhi walaa fis samaa’i, wa huwa as-samii‘ul ‘aliim
Artinya: “Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak akan ada sesuatu di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” -
Doa Mohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.” -
Doa Ketika Hati Gunda dan Sulit Menentukan Pilihan (Istikharah)
اللَّهُمَّ خِرْ لِي وَاخْتَرْ لِي
Allahummak khir lii wakhtar lii
Artinya: “Ya Allah, pilihkanlah yang terbaik untukku, dan jadikanlah aku ridha dengan pilihan-Mu.” -
Doa Mohon Ditetapkan Iman dan Hidayah
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Yaa muqallibal quluub, tsabbit qalbii ‘alaa diinika
Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.”
Doa-doa mustajab di atas bisa diamalkan setiap hari, terutama setelah shalat, di waktu sahur, atau menjelang maghrib—waktu-waktu yang diyakini penuh keberkahan.
Baca Juga: Quraish Shihab Raih Habibie Prize 2025, Ini Alasan yang Melatarbelakanginya
Kekuatan doa tidak terletak pada panjangnya lafaz, melainkan pada ketulusan hati saat memohon. Saat kamu merasa dunia terasa berat, doa menjadi jangkar yang menguatkan. Ia bukan sekadar ucapan, tapi dialog batin dengan Sang Pencipta yang selalu mendengar, meski tanpa suara.
Ingatlah, tidak ada doa yang tak didengar. Kadang Allah mengabulkan cepat, kadang menunda, dan kadang mengganti dengan yang lebih baik. Karena sejatinya, setiap doa yang tulus adalah tanda bahwa Allah masih ingin mendengarmu berbicara kepada-Nya.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










