Tata Cara Shalat Taubat Nasuha: Lengkap dengan Niat, Bacaan Doa, dan Waktunya

AKURAT.CO Shalat taubat adalah ibadah sunnah yang penuh makna sebagai wujud penyesalan dan permohonan ampun atas dosa yang telah dilakukan.
Ibadah ini menjadi simbol harapan bahwa Allah SWT Maha Pengampun, senantiasa membuka pintu taubat bagi hamba-Nya.
Dalam berbagai literatur Islam, shalat taubat juga dikenal sebagai shalat istighfar atau shalat hajat, yang memiliki peran penting dalam proses memperbaiki diri.
Menurut Syaikh Al-Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatus Zain, seorang muslim dianjurkan untuk segera bertaubat setelah melakukan dosa, baik besar maupun kecil.
Penundaan hanya akan menghilangkan kesempatan untuk memohon ampunan dan berpotensi menambah dosa karena kelalaian.
Salah satu cara untuk memulai perjalanan taubat adalah dengan melaksanakan shalat taubat.
Baca Juga: Geram dengan Sikap Pasif Bawaslu, Tim Pemenangan RIDO Siapkan Gugatan ke MK
Waktu Pelaksanaan Shalat Taubat
Shalat taubat dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, kecuali pada waktu yang diharamkan, seperti:
- Setelah shalat subuh hingga matahari terbit
- Setelah shalat ashar hingga matahari terbenam
Waktu terbaik untuk melaksanakan shalat taubat adalah sepertiga malam terakhir, ketika suasana tenang mendukung kekhusyukan, sehingga hubungan spiritual dengan Allah SWT dapat terjalin lebih erat.
Tata Cara Shalat Taubat
Tata cara shalat taubat serupa dengan pelaksanaan shalat sunnah lainnya, namun ada beberapa amalan tambahan yang dianjurkan. Berikut langkah-langkahnya:
1. Niat Shalat Taubat
Bacalah niat dalam hati dengan penuh kesungguhan:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat taubati rak‘ataini lillahi ta‘ala.”
2. Takbiratul Ihram
Mulailah shalat dengan mengucapkan takbir “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga.
3. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek
Pada setiap rakaat, bacalah Surat Al-Fatihah diikuti dengan surat pendek. Surat Al-Ikhlas dianjurkan untuk dibaca sebanyak sepuluh kali dalam setiap rakaat.
4. Melakukan Gerakan Shalat
Lakukan gerakan shalat seperti biasa: ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya.
5. Tahiyat Akhir dan Salam
Akhiri shalat dengan membaca tahiyat akhir dan mengucapkan salam.
6. Membaca Doa Taubat
Setelah selesai, dianjurkan membaca doa taubat dengan khusyuk, memohon ampunan atas dosa-dosa, dan berjanji untuk tidak mengulanginya. Salah satu doa yang dianjurkan:
أللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ...
“Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan melainkan Engkau... Ampunilah dosaku, karena tiada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”
Keutamaan dan Manfaat Shalat Taubat
1. Mempererat Hubungan dengan Allah SWT
Shalat taubat menjadi momen untuk menundukkan diri sepenuhnya di hadapan Allah SWT, mengakui dosa-dosa, dan memohon ampunan dengan hati yang tulus.
Baca Juga: Warga Kwamki Narama Klaim Sumbang 11 Ribu Suara untuk Maximus-Peggi di Pilkada Mimika 2024
2. Memperbaiki Diri
Ibadah ini mendorong introspeksi atas kesalahan yang telah dilakukan dan menguatkan tekad untuk menjadi lebih baik.
3. Memohon Ampunan atas Dosa
Taubat yang tulus disertai komitmen untuk tidak mengulang dosa akan diterima oleh Allah SWT.
4. Memberikan Ketenangan Batin
Shalat taubat memberikan kedamaian hati, karena hamba merasa telah menyampaikan penyesalan dan permohonannya kepada Allah.
5. Mendapatkan Pahala Sunnah
Sebagai ibadah sunnah, shalat taubat mendatangkan pahala besar dan dicintai Allah SWT.
6. Menjaga Diri dari Dosa di Masa Depan
Melalui introspeksi dan tekad memperbaiki diri, shalat taubat membantu menghindari kesalahan di masa depan.
Dalil tentang Taubat
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah senang menerima taubat hamba-Nya selama hamba itu tidak mati dalam keadaan kafir." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
Hadis ini menunjukkan bahwa Allah SWT selalu membuka pintu taubat bagi siapa saja yang tulus memohon ampunan.
Shalat taubat adalah ibadah yang tidak hanya membersihkan dosa, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup seorang muslim.
Dengan melaksanakannya, kita diajak untuk lebih dekat kepada Allah SWT, introspeksi diri, dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Jangan pernah menunda taubat, karena setiap waktu adalah peluang untuk memperbaiki diri sebelum terlambat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









