Jelaskan Pengertian Melaksanakan Ibadah Haji! Simak Penjelasan Lengkap Berikut

AKURAT.CO Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki makna mendalam bagi umat Muslim.
Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan pengertian ibadah haji, dasar hukumnya, serta syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim yang ingin menunaikannya.
Pengertian Ibadah Haji
Secara bahasa, haji berasal dari kata al-Hajj, yang artinya “menyengaja sesuatu.” Namun, menurut syariat Islam, haji memiliki makna lebih mendalam.
Ibadah haji adalah kunjungan sengaja ke Baitullah (Ka’bah) di Mekah, yang dilakukan oleh setiap Muslim dewasa yang mampu secara fisik dan finansial.
Ibadah ini telah diatur dengan ketentuan dan tata cara yang ditetapkan dalam syariat Islam.
Dasar Hukum dan Kewajiban Haji
Hukum melaksanakan ibadah haji adalah wajib bagi orang Islam yang memenuhi syarat. Allah SWT berfirman dalam surah Ali-Imran ayat 97:
“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran: 97)
Dengan demikian, haji harus dilaksanakan sekali dalam seumur hidup oleh setiap Muslim yang memiliki kemampuan.
Syarat Wajib Haji
Untuk menunaikan ibadah haji, terdapat beberapa syarat wajib yang harus dipenuhi, antara lain:
- Islam: Calon haji harus beragama Islam.
- Balig: Sudah mencapai usia baligh.
- Berakal sehat: Memiliki akal yang sehat.
- Merdeka: Tidak dalam perbudakan atau ketergantungan.
- Mampu haji: Mampu secara fisik dan finansial untuk melakukan perjalanan ke Mekah.
- Sehat jasmani dan rohani: Dalam kondisi kesehatan yang memadai.
- Memiliki ilmu tentang haji: Mengetahui tata cara dan ketentuan haji.
- Memiliki kendaraan: Bisa menggunakan kendaraan pribadi atau fasilitas umum.
- Aman selama perjalanan pulang dan pergi: Tidak ada ancaman atau gangguan yang menghalangi perjalanan.
Kesimpulan
Ibadah haji adalah perjalanan suci yang mengikuti jejak Nabi Ibrahim As dan keluarganya.
Dengan memenuhi syarat-syarat dan mengikuti tata cara yang telah ditetapkan, setiap Muslim dapat menunaikan ibadah haji sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Semoga artikel ini memberikan pemahaman lebih tentang makna dan pentingnya ibadah haji bagi umat Islam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









