5 Doa Saat Merasa Kekurangan, Solusi Agar Tidak Takut Bokek Uang Habis

AKURAT.CO, Ketika menghadapi situasi keuangan yang berat dengan banyaknya tagihan ataupun pengeluaran, sering kali terbesit rasa takut akan kehabisan uang.
Tak jarang, kekhawatiran ini menyebabkan seseorang menahan-nahan uangnya agar tak terpakai yang justru menimbulkan kezaliman, seperti menahan sedekahnya, bahkan menahan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Allah SWT melarang hambaNya merasakan takut kehilangan harta dan jatuh miskin. Karena sejatinya rasa takut akan kekurangan harta berasal dari bujuk rayu setan yang menginginkan manusia menjadi pelit dan kikir dalam menggunakkan hartanya. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 268:
اَلشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاۤءِۚ وَاللّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًاۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌۖ
Asy-syaithânu ya‘idukumul-faqra wa ya'murukum bil-faḫsyâ', wallâhu ya‘idukum maghfiratan min-hu wa fadllâ, wallâhu wâsi‘un ‘alîm
Artinya: “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan kamu ampunan dan karunia-Nya. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah: 268)
Dalam Islam, rezeki merupakan sebuah ketetapan bagi manusia yang harus senantiasa disandarkan hanya kepada Allah SWT. Maka dari itu, seorang muslim sepatutnya tidak merasakan takut akan habisnya harta atau uang, karena Allah SWT memiliki sifat Maha Kaya dan Maha Pemberi Kekayaan.
Baca Juga: Memaknai Banyak Anak Banyak Rezeki Dalam Perspektif Islam
Selain dengan berusaha dan mengatur keuangan dengan baik, berikut sejumlah doa yang dapat dipanjatkan seorang muslim agar dihindari dari rasa ketakutan atas kekurangan dan kehilangan harta:
1. Doa kelapangan rezeki
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ رِزْقًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ حَسَابٍ، اللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahumma inni as'aluka rizqan waasi'an thayyiban min ghayri hisaab. Allahummak finii bi-halaalika 'an haraamik, wa aghnini bifadhlika 'amman siwaak.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang luas dan baik tanpa perhitungan. Ya Allah, cukupkan aku dengan rezekiMu yang halal dan jauhkan aku dari yang haram. Dan cukupilah aku dengan karuniaMu dari kebutuhan yang lain selain Engkau."
2. Doa melindungi dari rasa kurang
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَسْأَلَ غَيْرَكَ
Allahumma inni a'udhu bika min al-faqri wal-qillah, wa a'udhu bika min an as-alaghairak.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemiskinan dan kekurangan, dan aku berlindung kepada-Mu dari meminta pada selain-Mu."
3. Doa terlindung dari kemiskinan
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي وَلَا تَجْعَلِ الْفَقْرَ فِتْنَةً بِي
Allahumma arzuqni wa la taj'alil faqra fitnatan bi.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah aku rezeki dan janganlah Engkau menjadikan kemiskinan sebagai ujian bagiku."
4. Doa meminta rezeki yang halal
اللَّهُمَّ يَا مُفْرِجَ الْهَمِّ، وَيَا كَاشِفَ الْغَمِّ، وَيَا رَافِعَ الضُّرِّ، وَيَا مُجِيبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّ، ارْزُقْنِي رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا تَرْضَى بِهِ نَفْسِي وَتَقْبَلُهُ مِنِّي
Allahumma ya mufrijal hammi wa ya kasyifal ghammi wa ya rafi'ad dzarri wa ya mujiba da'watil mudhtar, arzuqni rizqan halalan thayyiban tardha bihi nafsi wa taqbaluhu minni.
Artinya: "Ya Allah, wahai yang menghilangkan kesusahan, wahai yang menghilangkan kesedihan, wahai yang mengangkat kesulitan, wahai yang mengabulkan doa orang yang terdesak. Berilah aku rezeki yang halal dan baik yang dapat menyenangkan hatiku dan Engkau menerima dariku."
Baca Juga: Tato Konten Kreator Asal Purbalingga Kebanjiran Rezeki Berkat Ganjar
5. Doa agar tidak meminta selain pada Allah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَسْأَلَ غَيْرَكَ
Allahumma inni a'udhu bika min al-faqri wal-qillah, wa a'udhu bika min an as-alaghairak.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemiskinan dan kekurangan, dan aku berlindung kepada-Mu dari meminta pada selain-Mu.". (Yasmina Nuha)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






