Akurat Logo

Doa Sebelum Berangkat Kerja, agar Rezeki Berkah dan Manfaat

Lufaefi | 17 September 2026, 07:11 WIB
Doa Sebelum Berangkat Kerja, agar Rezeki Berkah dan Manfaat
Doa Sebelum Kerja - Dok. Istimewa

AKURAT.CO Bekerja menjadi bagian dari ikhtiar manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bagi seorang Muslim, aktivitas mencari nafkah tidak hanya berkaitan dengan penghasilan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan cara yang halal.

Karena itu, sebelum berangkat kerja, seorang Muslim dapat mengawali aktivitasnya dengan berdoa kepada Allah SWT. Doa menjadi bentuk permohonan agar pekerjaan yang dilakukan diberikan kemudahan, rezeki yang diperoleh membawa keberkahan, serta hasilnya dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Salah satu doa yang dapat dibaca ketika keluar dari rumah adalah:

بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Bismillāh, tawakkaltu ‘alallāh, lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh.

Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Doa tersebut bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW dan berkaitan dengan adab seorang Muslim ketika keluar dari rumah. Kandungannya menegaskan bahwa setelah melakukan ikhtiar, manusia tetap menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Baca Juga: Doa Dijauhkan dari Musibah Gempa, Kebakaran dan Kabut Asap Gunung Merapi

Selain itu, umat Islam juga dapat memohon rezeki yang baik dan bermanfaat dengan doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allāhumma innī as’aluka ‘ilman nāfi‘an, wa rizqan ṭayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”

Doa ini memiliki pesan yang cukup relevan dengan aktivitas bekerja. Rezeki yang dicari bukan sekadar banyak secara jumlah, tetapi juga diharapkan bersumber dari jalan yang baik dan digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat.

Dalam perspektif Islam, bekerja juga tidak dilepaskan dari prinsip kehalalan. Al-Qur’an mengingatkan manusia agar mencari karunia Allah setelah menunaikan kewajiban kepada-Nya. Dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 10 disebutkan bahwa setelah salat dilaksanakan, manusia dipersilakan bertebaran di muka bumi dan mencari karunia Allah.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa kehidupan spiritual dan aktivitas ekonomi tidak harus dipertentangkan. Seorang Muslim dapat bekerja dengan sungguh-sungguh sekaligus menjaga hubungan spiritualnya dengan Allah.

Namun, doa bukan berarti menggantikan usaha. Berangkat kerja tetap membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalitas. Doa menjadi bentuk kesadaran bahwa keberhasilan manusia tidak hanya ditentukan oleh kemampuannya, tetapi juga oleh pertolongan dan kehendak Allah SWT.

Karena itu, sebelum melangkahkan kaki menuju tempat kerja, tidak ada salahnya mengambil waktu sejenak untuk berdoa. Dengan niat mencari nafkah yang halal, menjalankan pekerjaan secara amanah, dan memohon keberkahan kepada Allah, aktivitas bekerja diharapkan tidak hanya menghasilkan pendapatan, tetapi juga menjadi jalan kebaikan.

Baca Juga: Buka Suara Rencana Nikah dengan Amanda Rigby, Andre Taulany: Doa-doa Baik Kan Energinya Juga Baik

Pada akhirnya, rezeki yang berkah bukan selalu tentang seberapa besar penghasilan yang diperoleh. Keberkahan juga dapat tercermin dari ketenangan dalam mendapatkannya, kecukupan dalam menggunakannya, serta manfaat yang lahir dari rezeki tersebut bagi keluarga dan sesama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi