Komisi C DPRD Jakarta Setujui Usulan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, LRT Manggarai-Dukuh Atas Jadi Prioritas

AKURAT.CO Komisi C DPRD DKI Jakarta menyepakati usulan penerbitan obligasi daerah Rp3,5 triliun dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027.
Dana hasil obligasi tersebut direncanakan untuk membiayai investasi sektor publik. Termasuk pengembangan transportasi massal, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan masyarakat.
Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, mengatakan, nilai obligasi yang disepakati sebesar Rp3,5 triliun akan menjadi dasar pembahasan lanjutan di Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
"Angkanya kita ketuk Rp3,5 triliun. Mengenai programnya, kita serahkan untuk disesuaikan dan dibahas dalam rapat Banggar," katanya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Menurut Dimaz, pembahasan berikutnya akan mematangkan daftar program yang layak dibiayai melalui skema obligasi daerah, dengan mempertimbangkan seluruh catatan dan masukan dari Komisi C.
Baca Juga: Naik MRT Jakarta Kini Bisa Pakai Kartu Kredit, Begini Cara Tap In dan Tap Out
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, Michael Rolandi, menyebut penerbitan obligasi daerah memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dimanfaatkan untuk membiayai investasi sektor publik.
"Secara regulasi memang memungkinkan. Dokumen peraturannya nanti akan kami serahkan," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan, dana obligasi akan difokuskan untuk membiayai proyek-proyek produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Bukan untuk belanja yang bersifat konsumtif.
Ia menyebut sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik menjadi prioritas pembiayaan. Salah satu proyek strategis yang diusulkan ialah pembangunan LRT Jakarta Fase 1C yang menghubungkan Manggarai dengan Dukuh Atas, guna memperkuat integrasi jaringan transportasi umum di ibu kota.
"Ini harus kita selesaikan dengan menyambungkan LRT Fase 1C dari Manggarai ke Dukuh Atas," katanya.
Baca Juga: Sistem Pengelolaan Sampah Jakarta Diubah Total, Mulai 1 Agustus Hanya Residu Dikirim ke Bantargebang
Kesepakatan nilai obligasi daerah sebesar Rp3,5 triliun selanjutnya akan dibawa ke pembahasan di Banggar DPRD DKI Jakarta bersama TAPD. Dengan membawa seluruh catatan dan rekomendasi Komisi C sebelum ditetapkan dalam proses penyusunan APBD 2027.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







