Penertiban Bantaran Kali Mookervart Dukung Percepatan Pembangunan Rumah Pompa Rawa Buaya

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menertibkan bangunan yang berdiri di bantaran Kali Mookervart, Rawa Buaya, Jakarta Barat, sebagai langkah percepatan pembangunan Rumah Pompa Rawa Buaya guna meningkatkan kapasitas pengendalian banjir di kawasan tersebut.
Penertiban yang dilakukan pada 17 Juni 2026 itu merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, setelah meninjau langsung lokasi banjir di Rawa Buaya pada Januari 2026. Saat itu, warga mengeluhkan lambatnya surut genangan akibat keterbatasan kapasitas pompa air.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Mustajab, mengatakan pembangunan rumah pompa menjadi salah satu solusi yang diprioritaskan pemerintah untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayah tersebut.
Baca Juga: Puncak HUT Jakarta ke-499 Digelar 28 Juni di Bundaran HI, Ada Beragam Hiburan untuk Masyarakat
"Penertiban lahan di bantaran Kali Mookervart kawasan Rawa Buaya ini merupakan bagian tindak lanjut atas arahan Gubernur Jakarta, Bapak Pramono Anung, yang sebelumnya meninjau langsung lokasi banjir di wilayah tersebut pada Januari 2026 lalu," kata Mustajab dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Menurut dia, arahan gubernur menjadi dasar percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang telah lama dibutuhkan masyarakat. Lahan yang ditertibkan akan digunakan untuk pembangunan Rumah Pompa Rawa Buaya.
"Untuk mendukung pembangunan Rumah Pompa Rawa Buaya, Pemerintah Provinsi Jakarta melakukan penertiban terhadap bangunan yang berada di atas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan rumah pompa," ujarnya.
Mustajab menegaskan, seluruh proses penertiban dilakukan sesuai prosedur. Sebelum pembongkaran berlangsung, pemerintah telah memberikan Surat Peringatan (SP) I, II, dan III kepada pemilik bangunan sebagai bagian dari tahapan administrasi yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jakarta mengerahkan 150 personel gabungan serta alat berat berupa excavator dan dump truck untuk mempercepat proses pembongkaran bangunan di lokasi.
Dia juga mengapresiasi sikap warga yang mendukung pelaksanaan penertiban sehingga kegiatan berlangsung tanpa kendala berarti.
Baca Juga: Ada 74 Ribu WNA di Jakarta, Warga Diminta Aktif Lapor Jika Ada yang Mencurigakan
"Kami mengapresiasi sikap kooperatif para penghuni bangunan yang mendukung proses penertiban ini sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan infrastruktur pengendali banjir yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Pemprov Jakarta berharap, keberadaan Rumah Pompa Rawa Buaya nantinya mampu meningkatkan kapasitas pengendalian genangan sekaligus mempercepat pembuangan air saat hujan deras maupun luapan sungai terjadi.
"Melalui pembangunan Rumah Pompa Rawa Buaya, Pemerintah Provinsi Jakarta berharap kapasitas pengendalian genangan di kawasan Rawa Buaya dan sekitarnya dapat semakin meningkat, sehingga risiko banjir dapat diminimalkan dan kualitas lingkungan perkotaan menjadi lebih baik," ucap Mustajab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa
- 10Prabowo: Kesejahteraan Jangan Hanya Jadi Slogan, Penghasilan Rakyat Harus Meningkat Nyata








