Rano Karno: Pendidikan Harus Jadi Jembatan, Bukan Tembok Penghalang

AKURAT.CO Pendidikan harus menjadi jembatan yang membuka peluang, bukan penghalang bagi masyarakat.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, dalam upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5/2026).
"Pendidikan harus menjadi jembatan, bukan tembok. Pendidikan harus menjadi pintu, bukan pagar," ujarnya.
Rano Karno menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jakarta terus berupaya memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mengakses pendidikan akibat kendala biaya, ijazah, akses maupun dampak bencana.
Sebagai langkah konkret, Pemprov Jakarta menjalankan sejumlah program. Salah satunya pemutihan ijazah bagi pelajar kurang mampu dari berbagai jenjang, mulai SD hingga PKBM. Program ini ditujukan untuk membuka kembali akses pendidikan dan kesempatan kerja bagi warga.
Baca Juga: Momentum Hardiknas 2026, Kemenkes Dorong Integrasi Layanan Psikososial di Sekolah
Melalui kerja sama dengan Baznas Bazis Jakarta, pada tahap awal 2026, sebanyak 2.026 peserta didik akan menerima ijazah mereka.
Dalam kesempatan ini Pemprov Jakarta juga melepas 561 alumni SMK untuk bekerja di Jepang, Malaysia, dan Jerman.
Rano Karno berharap para lulusan yang bekerja di luar negeri mampu membawa keterampilan, disiplin, serta nama baik Jakarta dan Indonesia di kancah internasional.
Menurutnya, pendidikan merupakan proses panjang untuk memerdekakan manusia. Sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan Ki Hajar Dewantara.
Prinsip pendidikan seperti "Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani" harus terus menjadi pedoman dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif.
Baca Juga: Hardiknas 2026, Sekolah Rakyat Jadi Solusi Atasi Anak Putus Sekolah dan Kesenjangan Pendidikan
"Setiap murid yang berhasil bangkit dan menemukan arah hidup, setiap keluarga yang masa depannya berubah karena pendidikan, di sana ada jejak sunyi seorang guru," jelas Rano Karno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta








