PSI: Pramono Anung Cuek dan Gagal Paham Masalah Banjir di Jakarta

AKURAT.CO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melontarkan kritik terhadap kinerja Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam menangani persoalan banjir di Jakarta.
Anggota DPRD Provinsi Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi PSI, August Hamonangan, menilai gubernur tidak memahami akar persoalan banjir di Jakarta, sekaligus abai terhadap upaya antisipasi dan penanganannya.
"Mas gubernur selain kurang paham persoalan banjir, ternyata juga cuek atas usaha antisipasi maupun penanganan banjir," katanya, saat dihubungi, Selasa (27/1/2026).
Menurut August, Pemprov Jakarta tidak bisa terus menerus menyalahkan faktor alam sebagai penyebab utama banjir.
Pola tersebut justru menutup ruang evaluasi kebijakan yang lebih mendasar.
"Kita tidak bisa selamanya menyalahkan faktor alam saja. Mau sampai kapan? Sementara itu masyarakat menunggu mas gubernur untuk melakukan terobosan-terobosan yang bisa menyelesaikan banjir untuk sekali dan selamanya," jelsnya.
Baca Juga: Curah Hujan Masih Tinggi, Pemprov Jakarta Tunda Perbaikan Jalan Rusak
August juga menyinggung pernyataan Gubernur Pramono yang menyebut banjir dapat surut dalam waktu satu setengah jam. Ia menilai klaim itu tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Belum lagi pernyataan Mas Pram, banjir bisa surut paling lama satu jam setengah. Dalam kenyataannya, banjir terjadi selama berjam-jam dan mengganggu aktivitas warga," ujarnya.
August menyebut pernyataan simbolis dari Pemprov Jakarta justru berpotensi menyesatkan publik karena tidak mencerminkan penderitaan warga yang merasakan rumahnya terendam banjir.
"Ketika Pemprov DKI membuat statement-statement simbolis yang menyiratkan seolah-olah keadaannya sudah membaik, kenyataannya di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat masih menderita," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








