Akurat

Mensos Tinjau Banjir di Banjar, Pantau Langsung Pemberian Paket Bantuan

Wahyu SK | 5 Januari 2026, 10:55 WIB
Mensos Tinjau Banjir di Banjar, Pantau Langsung Pemberian Paket Bantuan

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, meninjau lokasi bencana banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada Minggu (4/1/2026). 

Menggunakan perahu karet, Gus Ipul ikut menembus genangan banjir untuk memantau langsung pemberian paket bantuan sembako dan memastikan kondisi warga yang masih bertahan di lokasi terdampak dalam kondisi aman. 

"Kita ini sedang di lapangan, kita akan berikan dukungan kepada seluruh keluarga yang terdampak. Dukungannya berupa sembako dan juga kebutuhan-kebutuhan lain selama masa kendaruratan ini," jelas Gus Ipul.

Terkait kondisi lapangan, Gus Ipul menyebutkan bahwa ketinggian air masih cukup tinggi sehingga warga dan petugas masih harus bersiaga.

Pemerintah bersama seluruh petugas terus mendampingi warga untuk mengantisipasi  kondisi di lapangan.

Baca Juga: Bupati Aceh Tamiang Ajukan Bantuan Pangan dan BLT ke Presiden Prabowo

"Ini kan masih cukup tinggi airnya. Jadi masih menunggu sampai surut ini. Tapi semua petugas standby, (dan) juga terus ikut bersama warga di sini untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Prinsipnya adalah semangat gotong-royong harus kita kuatkan di tengah-tengah menghadapi dan menanggulangi bencana," ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan logistik dilakukan melalui pemerintah daerah dan kepala desa agar seluruh keluarga terdampak dapat terjangkau secara merata.

"Harapannya semua bisa dijangkau, semua bisa diberi bantuan. (Bantuan) untuk sementara ini sembako dan juga logistik yang diperlukan seperti selimut, kebutuhan perempuan dan anak-anak serta bantuan lain. Obat-obatan juga ada di samping dari kami, ada (juga) dari daerah," pungkas Gus Ipul.

Ia menjelaskan, penanganan lanjutan akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Asesmen tersebut akan mendata tingkat kerusakan rumah warga, mulai dari rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan, sebagai dasar pemberian bantuan lanjutan. 

Baca Juga: MPR Apresiasi Penanganan Bencana di Sumatera, Dorong Percepatan Bantuan Pascabencana

"Nanti BPBD bersama daerah akan melakukan pendataan untuk rumah yang rusak berat, rusak ringan, dan rusak sedang. Setelah itu tindak lanjutnya bagi yang rusak berat tentu ada bantuan tambahan untuk membeli isian rumah, untuk program pemberdayaan, dan lain sebagainya," jelas Gus Ipul. 

Ia menegaskan bahwa skema bantuan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar akan disamakan dengan penanganan bencana di wilayah lain, termasuk di Sumatera. 

Kementerian Sosial juga sudah memberikan dukungan bantuan sesuai arahan Presiden Prabowo dan bertujuan mendukung pemulihan warga secara bertahap.

"Semuanya ini dalam rangka supaya keluarga yang terdampak nanti bisa secara bertahap pulih, kembali bisa menjalani hidup secara normal. Jadi ini kita sudah turun di lapangan bareng-bareng kerja sama, mudah-mudahan bisa membantu dan mendukung keluarga-keluarga yang terdampak," ungkap Gus Ipul. 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK