Akurat

Megawati: Baguna PDIP Harus Responsif di Lapangan, Utamakan Dapur Umum dan Logistik Bencana

Atikah Umiyani | 20 Desember 2025, 14:10 WIB
Megawati: Baguna PDIP Harus Responsif di Lapangan, Utamakan Dapur Umum dan Logistik Bencana

AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menegaskan, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dibentuk untuk menjalankan kerja-kerja kemanusiaan yang bersifat teknis, cepat, dan responsif, bukan sekadar berbasis teori.

Megawati menekankan pentingnya kesiapan di lapangan, mulai dari pendirian dapur umum, penyediaan logistik yang sesuai dengan kondisi bencana, hingga pemenuhan kebutuhan spesifik masyarakat terdampak, seperti air bersih, makanan hangat, obat-obatan, perlengkapan bayi, serta kebutuhan perempuan.

“Begitu Baguna turun, yang utama adalah membuka dapur umum. Dapur umum itu untuk siapa pun yang membutuhkan, tanpa melihat latar belakang apa pun. Ini urusan kemanusiaan, bukan urusan politik,” kata Megawati dalam acara Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban di Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

Ia juga mengingatkan agar penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar mengirim barang yang tidak relevan.

Selain itu, Megawati mendorong pentingnya pemetaan dan pencatatan wilayah rawan bencana sebagai bagian dari upaya mitigasi jangka panjang.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, mengungkapkan alasan partainya memberikan apresiasi kepada para pengemudi ambulans dan relawan kebencanaan yang selama ini bekerja tanpa mengenal waktu dan imbalan tetap.

Risma menuturkan, para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur dan tetap bertugas pada malam hari maupun hari Minggu.

Peran mereka pun tidak terbatas pada mengemudi, tetapi juga membantu berbagai kebutuhan darurat pasien.

Baca Juga: TNI–Polri Siap Tambah Personel untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh dan Sumatera

“Kadang saat mengantar pasien, mereka harus mencari darah ke PMI, mengurus obat-obatan, bahkan membantu pengurusan asuransi jika terjadi kecelakaan. Semua itu dilakukan oleh para sopir ini,” ujar Risma.

Berangkat dari kondisi tersebut, Risma bersama jajaran DPP PDI Perjuangan berinisiatif memberikan apresiasi nyata.

Awalnya, penghargaan ditujukan khusus bagi pengemudi ambulans, namun kemudian diperluas kepada relawan partai yang aktif membantu masyarakat di lapangan.

Ia menjelaskan, relawan PDI Perjuangan seperti Baguna dan tim kesehatan telah terlibat langsung dalam penanganan bencana dan aksi kemanusiaan di berbagai daerah.

Atas dedikasi tersebut, partai menyiapkan lebih dari 2.000 penghargaan bagi relawan di seluruh Indonesia.

“Mereka tidak digaji oleh partai. Bahkan operasional ambulans dijalankan secara mandiri. Karena itu, kami berupaya mencarikan dukungan CSR agar mereka mendapatkan perlindungan,” jelas Risma.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan adanya perlindungan berupa asuransi kesehatan dan asuransi jiwa bagi para pengemudi ambulans dan relawan sebagai bentuk jaminan atas risiko kerja yang mereka hadapi.

Risma berharap apresiasi ini dapat memperkuat kapasitas relawan dalam membantu masyarakat secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Kita harus menghadapi kenyataan bahwa Indonesia rawan bencana. Yang terpenting adalah bagaimana mitigasinya agar tidak banyak korban,” katanya.

Usai penyerahan penghargaan, Risma bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning meninjau langsung kesiapan anggota dan relawan Baguna yang mengoperasikan puluhan unit ambulans.

Armada tersebut disiapkan untuk diberangkatkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana, termasuk di Sumatera.

Baca Juga: OTT KPK di Hulu Sungai Utara, Kajari dan Dua Pejabat Kejaksaan Jadi Tersangka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.