Akurat

Jalan KKA Aceh Utara-Bener Meriah Kembali Terhubung, Distribusi Logistik dan Alat Berat Tambah Lancar

Atikah Umiyani | 19 Desember 2025, 10:07 WIB
Jalan KKA Aceh Utara-Bener Meriah Kembali Terhubung, Distribusi Logistik dan Alat Berat Tambah Lancar

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan ruas Jalan KKA yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dengan Bener Meriah dapat kembali dilalui. 

Terbukanya akses ini menjadi langkah penting dalam memulihkan mobilitas warga serta memperlancar distribusi logistik dan penggeseran alat berat ke wilayah terdampak bencana di Aceh.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, konektivitas jalur KKA menjadi salah satu capaian krusial dalam fase tanggap darurat lanjutan. 

Jalur tersebut menghubungkan Aceh Utara dengan Bener Meriah dan Takengon yang sebelumnya sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.

Baca Juga: Presiden Tegaskan Percepatan Penanganan Bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat Jadi Prioritas Nasional

"Per hari ini sudah terhubungnya Kabupaten Aceh Utara dengan Bener Meriah dan Takengon melalui jalur KKA. Jalur ini sudah bisa dilalui sehingga akan memperlancar arus barang dan orang, distribusi logistik, serta penggeseran alat berat ke tiga kabupaten tersebut," ujarnya dalam konferensi pers, pada Kamis (18/12/2025).

Abdul menjelaskan, terbukanya jalur ini akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pemulihan, khususnya di wilayah Bener Meriah dan Takengon. 

Selain mendukung distribusi bantuan, akses ini juga mempercepat pekerjaan pemulihan sektor fisik yang saat ini terus dikejar pemerintah.

"Ini akan sangat signifikan dalam upaya percepatan pemulihan, terutama di Bener Meriah dan Takengon," katanya.

Baca Juga: Gibran Minta Kelompok Rentan Diprioritaskan dalam Penanganan Bencana di Aceh

Selain jalur KKA, progres pemulihan infrastruktur di Aceh juga terus berjalan. Pembangunan Jembatan Bailey Teupin Reudeup yang merupakan jalur alternatif Bireuen-Lhokseumawe telah memasuki tahap finalisasi dan ditargetkan segera dilakukan uji lintasan kendaraan. 

Sementara itu, pembangunan Jembatan Kutablang sebagai jalur utama Bireuen-Lhokseumawe telah mencapai 60 persen, dan penanganan longsor di Jembatan Jeumpa, Kota Bireuen, telah mencapai 80 persen.

Seiring dengan pemulihan akses jalan, pemerintah juga mulai mengoptimalkan fase early recovery, termasuk percepatan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Aceh. 

Sejumlah pemerintah daerah telah mengusulkan lokasi pembangunan hunian sementara yang saat ini tengah dilakukan pengecekan kesesuaian lahan oleh tim BNPB bersama pemerintah daerah.

Baca Juga: Rano Karno Nilai Pengibaran Bendera Putih di Aceh sebagai Simbol Permintaan Bantuan

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK