Gas Elpiji 3 Kilogram Sempat Melambung Rp35 Ribu, Warga Aceh Senang Harga Kembali Normal

AKURAT.CO Warga Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, kini merasa lega usai pemerintah bersama Pertamina menggelar operasi pasar gas Elpiji ukuran 3 kilogram pascabencana.
Ani, warga Blang Bintang, mengaku bersyukur akhirnya bisa mendapatkan gas Elpiji dengan harga normal yaitu Rp18 ribu per tabung. Sehari sebelumnya, ia sempat mengantre di pangkalan namun tidak kebagian karena stok terbatas.
"Alhamdulillah, kami sudah dipermudah sama pak camat. Dikasih nomor antrean, alhamdulillah kami dapat. Lebih teratur di sini. Kemarin itu hampir tiga jam antre tapi enggak dapat," katanya, Rabu (17/12/2025).
Ani berharap pasokan Elpiji ke depannya bisa lebih lancar, terutama menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
"Jangan masyarakat susah. Maunya dapat satu-satu, dapat semua. Kalau bisa jangan sendat-sendat, karena kasihan juga rakyat di bawah," harapnya.
Ani tidak henti-hentinya mengucap syukur karena selama ini dia dan warga lainnya terpaksa membeli di pengecer dengan harga Rp22 ribu hingga Rp35 ribu per tabung.
Baca Juga: DPR Nilai Surat Pemprov Aceh ke PBB Percepat Penanganan Bencana
"Biasanya kami dapat Rp35 ribu tapi di sini normal, alhamdulillah Rp18 ribu. Kami minta ada lagi (operasi pasar), supaya semua kebagian dan adil. Senang sama-sama senang," ujarnya.
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mengatakan, operasi pasar ini digelar untuk mencukupi pasokan energi bagi masyarakat pascabencana di Aceh.
Pemerintah daerah bekerja sama dengan Pertamina setelah menerima laporan adanya kenaikan harga Elpiji yang cukup tinggi.
Baca Juga: Wujud Solidaritas, AMPI Galang Donasi bagi Korban Bencana Aceh dan Sumatera
"Operasi hari ini kita lakukan bersama kawan-kawan Pertamina untuk mereduksi persoalan-persoalan tersebut. Kita pastikan harga di sini tetap sesuai dengan ketentuan," kata Afdhal.
Selain itu, operasi pasar juga bertujuan membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan pascagempa. Agar tetap dapat memenuhi kebutuhan gas rumah tangga dengan harga terjangkau.
"Biar lebih terjangkau dan ini bisa menekan inflasi-inflasi yang ada di kota Bandar Aceh," ujar Afdhal.
Baca Juga: Pemulihan Bencana Aceh Disorot, Bantuan dan Infrastruktur Dicek Langsung
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









