DPR Nilai Surat Pemprov Aceh ke PBB Percepat Penanganan Bencana

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Aceh melayangkan surat kepada dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF), guna meminta bantuan penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Menanggapi langkah tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menilai, inisiatif Pemprov Aceh sebagai upaya mempercepat dukungan bagi masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, UNDP dan UNICEF memiliki mandat kemanusiaan serta pengalaman panjang dalam membantu penanganan bencana di berbagai negara.
Meski demikian, Dave menegaskan bahwa kerja sama internasional tersebut harus tetap berada dalam pengawasan dan koordinasi pemerintah pusat.
“Penting ditegaskan bahwa setiap upaya kerja sama internasional harus berada dalam kerangka koordinasi pemerintah pusat agar tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan maupun kesalahpahaman diplomatik,” ujar Dave kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Polisi Australia Temukan Bendera ISIS dan Bom Rakitan Terkait Penembakan Massal di Pantai Bondi
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra internasional agar diplomasi serta kerja sama luar negeri berjalan sejalan dengan kepentingan nasional.
Dave juga menuturkan bahwa masyarakat Aceh yang terdampak banjir dan longsor harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan.
Dengan pengawasan dan dukungan kebijakan yang tepat, proses penanganan bencana diharapkan dapat berlangsung cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menegaskan seluruh upaya pemerintah pusat, daerah, serta mitra internasional harus diarahkan untuk memastikan pemulihan kehidupan warga berjalan normal, aman, dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, DPR RI mendukung langkah-langkah tersebut melalui fungsi pengawasan dan diplomasi.
“Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan mitra internasional, kami percaya masyarakat Aceh dapat segera bangkit kembali dan menjalani kehidupan yang lebih layak,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










