Akurat

DPRD Jakarta Segel 4 Lokasi Parkir Ilegal, Operator Nakal Kena Semprit

Citra Puspitaningrum | 2 Oktober 2025, 04:26 WIB
DPRD Jakarta Segel 4 Lokasi Parkir Ilegal, Operator Nakal Kena Semprit

AKURAT.CO Ketua Panitia Khusus (Pansus) Parkir DPRD Jakarta, Jupiter, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke empat titik parkir ilegal di Jakarta. Di antaranya, di Apartemen Sentra Timur, Universitas BSI Rawamangun, Gedung LIA Pangadegan, dan Cikini Gold Center, Jakarta Pusat.

"Hari ini kita sudah melakukan penyegelan di empat lokasi. Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih untuk teman-teman media yang bersama-sama mengawal dan mengawasi praktik parkir ilegal. Sidak kali ini merupakan lokasi keempat yang kami datangi," kata Jupiter usai sidak, Rabu (1/10/2025).

Dalam sidak tersebut, Pansus menemukan praktik parkir ilegal di lahan milik PD Pasar Jaya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov. Ironisnya, operator parkir di sana tidak memiliki izin resmi.

Baca Juga: Parkir Ilegal di Lahan Pemprov Jakarta di Lebak Bulus Tak Miliki Izin Resmi

"Padahal izin ini harus diurus karena aturan tidak membenarkan parkir ilegal dibiarkan. Kami ingin sampaikan, aturan harus ditegakkan secara transparan dan adil. Jangan sampai jukir di pinggir jalan yang cari sesuap nasi ditindak, sementara operator di gedung dibiarkan," tegasnya.

Dia menambahkan, hukum jangan sampai tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Karena itu, Pansus meminta warga Jakarta ikut aktif melaporkan temuan parkir ilegal ke DPRD Jakarta.

"Laporkan kepada kami, datang ke Gedung Rakyat, DPRD DKI Jakarta. Semua aduan terkait parkir ilegal akan kami tindaklanjuti," katanya.

Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat agar tidak membayar jika diminta tarif parkir oleh operator ilegal. "Itu enggak usah dibayar. Karena parkir ilegal banyak merugikan, potensi daerah tidak masuk akibat ulah mereka," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.