Akurat

Sumsel Masuk 10 Besar Nasional, Infrastruktur Jadi Bukti Keseriusan Herman Deru Bangun Daerah

Oktaviani | 3 September 2025, 21:37 WIB
Sumsel Masuk 10 Besar Nasional, Infrastruktur Jadi Bukti Keseriusan Herman Deru Bangun Daerah

AKURAT.CO Provinsi Sumatera Selatan kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Herman Deru.

Berdasarkan data terbaru Good Stats yang dirilis pada Selasa (2/9/2025), Sumsel berhasil menduduki posisi ketujuh nasional dalam kategori provinsi dengan kualitas pembangunan infrastruktur terbaik tahun 2025.

Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen Pemprov Sumsel dalam membangun infrastruktur merata, berkualitas dan berkelanjutan membuahkan hasil yang diakui secara nasional.

Baca Juga: Mendagri Apresiasi Herman Deru: Sumsel Sigap Antisipasi Kondisi Nasional Pasca-Demonstrasi

Good Stats menempatkan Sumsel pada posisi ketujuh dengan nilai 3,63 persen. Dari catatan itu, hanya Sumsel dan Sumatera Utara yang berhasil menembus 10 besar nasional, bersanding dengan provinsi-provinsi maju lainnya seperti Jawa Timur yang menempati peringkat pertama (4,51), Jakarta di posisi kedua (4,37) serta Jawa Barat di posisi ketiga (4,07).

Jawa Tengah (4,06) di peringkat empat. Sumut (3,92) posisi kelima, Banten (3,71) posisi enam. Selanjutnya Sumsel (3,63) posisi ketujuh. Sulawesi Selatan (3,52) posisi kedelapan. Bali (3,39) posisi sembilan dan Lampung (3,34) di posisi kesepuluh.

Fakta ini sekaligus menegaskan bahwa Sumsel menjadi provinsi dengan infrastruktur terbaik kedua di Pulau Sumatera.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Resmikan AVR 10 MVA di Banyuasin: Tegangan Naik, Ekonomi Warga Terdongkrak

Sementara itu, daftar peringkat provinsi dengan infrastruktur terbaik sebagian besar masih didominasi oleh provinsi di Pulau Jawa. Hal ini semakin menonjolkan capaian Sumsel yang berhasil bersaing di tengah dominasi wilayah tersebut.

Menurut Good Stats, pemeringkatan dilakukan berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dengan indikator meliputi kualitas jalan, bandara, kereta api hingga pelabuhan. Penilaian dilakukan secara objektif dan terukur.

Sejak awal menjabat, Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur adalah fondasi utama pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: HUT ke-64 Gerakan Pramuka, Gubernur Herman Deru: Pramuka Harus Jadi Garda Depan Perkuat Ketahanan Bangsa

Ia menilai, konektivitas antarwilayah harus diperkuat agar distribusi ekonomi dan pelayanan publik dapat berjalan efektif.

"Pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun jalan atau jembatan. Ini tentang membuka akses, mempercepat konektivitas dan memastikan semua masyarakat merasakan manfaatnya," ungkap Herman Deru.

Berdasarkan data Bappeda Sumsel, penanganan jalan mengalami lompatan signifikan. Persentase jalan mantap provinsi meningkat dari 61,22 persen pada 2018 menjadi 93,94 persen di 2021. Keberhasilan ini tidak lepas dari prioritas pembangunan yang dijalankan secara konsisten.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Dorong Digitalisasi dan Kolaborasi Pemda untuk Reforma Agraria Berkelanjutan

Pada 2023, salah satu proyek monumental adalah peresmian ruas jalan Simpang Semambang - Cecar SP 9 - Simpang Kulim (batas Kabupaten PALI) yang menghubungkan Musi Rawas, Lubuklinggau, Muratara (MLM) dengan Palembang.

Dengan infrastruktur ini, waktu tempuh dari daerah tersebut ke ibu kota provinsi berkurang drastis dari 7-8 jam menjadi hanya empat jam.

Good Stats menilai bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan Sumsel berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, mulai dari efisiensi distribusi barang hingga peningkatan produktivitas ekonomi.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Pastikan Dukungan Penuh untuk Karang Asem Festival 2025

Pemprov Sumsel menegaskan komitmen untuk terus melanjutkan pembangunan, khususnya di wilayah terpencil dan perbatasan. Program Infrastruktur Tuntas Merata menjadi prioritas agar tidak ada daerah yang tertinggal dalam pembangunan.

Dengan capaian ini, Sumsel tidak hanya mengukuhkan diri sebagai salah satu provinsi terbaik di Sumatera tetapi juga sebagai wilayah yang mampu bersaing di kancah nasional dalam pembangunan infrastruktur yang berkeadilan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Reporter
Oktaviani
W
Editor
Wahyu SK