Gubernur Herman Deru Dorong Digitalisasi dan Kolaborasi Pemda untuk Reforma Agraria Berkelanjutan

AKURAT.CO Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk membahas percepatan reforma agraria, digitalisasi layanan pertanahan dan sinergi antarpemangku kepentingan.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Wilayah BPN Sumsel, Rabu (27/8/2025).
Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, menekankan bahwa reforma agraria tidak hanya soal redistribusi lahan tetapi juga penataan aset dan akses yang berbasis teknologi.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Pastikan Dukungan Penuh untuk Karang Asem Festival 2025
"Proses digitalisasi harus lebih dimasukkan, bukan hanya di kota besar, tetapi juga merata ke seluruh daerah," ujarnya.
Menurutnya, teknologi digital akan mempermudah pengelolaan data pertanahan, mempercepat pelayanan dan meningkatkan transparansi.
"Ini akan berdampak langsung pada kepastian hukum dan mengurangi konflik pertanahan," kata Herman Deru.
Baca Juga: Sumsel Jadi Pionir Posbankum, Gubernur Herman Deru Tegaskan Peran Penting Literasi Hukum
Herman Deru juga menegaskan peran pemerintah daerah (kabupaten/kota) dalam mendukung program reforma agraria.
Dia meminta pemda tidak hanya menunggu inisiatif dari BPN tetapi juga proaktif dalam menyediakan anggaran.
"Pemda harus aktif. Ini bukan hanya tugas provinsi atau BPN saja," katanya.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Pastikan Gedung SMA Bingin Teluk Dibangun Tahun Depan
Selain digitalisasi, rakor ini juga menjadi forum untuk membahas penentuan Luas Baku Sawah (LBS) dan perencanaan tata ruang yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumsel.
"Ini penting untuk mendukung ketahanan pangan dan menjaga lahan produktif," ujar Herman Deru.
Kepala Kanwil BPN Sumsel, Asnawati, dalam laporannya menyebut tema rakor tahun ini adalah "Merajut Akselerasi Reforma Agraria serta Pembangunan Berkelanjutan melalui SDM Unggul, Ketahanan Pangan, Ekonomi dan Konektivitas Digital Menuju Kemandirian di Provinsi Sumatera Selatan."
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Apresiasi Kemeriahan Jalan Santai dan Lomba Rakyat Warnai HUT ke-80 RI
Rakor ini diikuti anggota GTRA provinsi, para pejabat administrator, fungsional serta kepala kantor pertanahan Se-Sumsel, baik secara langsung maupun melalui Zoom. Kehadiran berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat kolaborasi.
Turut hadir secara virtual Plt. Dirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Dr. Ir. Embun Sari, yang memberikan arahan terkait strategi percepatan reforma agraria di daerah.
Herman Deru berharap output dari rakor ini melahirkan rekomendasi konkret untuk pembangunan berkelanjutan di Sumsel.
Baca Juga: Hadiah HUT ke-80 RI, Herman Deru Luncurkan Program Pemutihan Pajak untuk Rakyat Sumsel
"Saya ingin setiap keputusan berdampak pada kesejahteraan masyarakat," katanya.
Dengan penguatan digitalisasi dan sinergi lintas sektor, reforma agraria di Sumsel diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah kepemilikan lahan tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 6Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







