Akurat

Presiden Prabowo Sesalkan Sikap Arogansi Bupati Pati yang Tantang Warga Demo

Atikah Umiyani | 13 Agustus 2025, 21:17 WIB
Presiden Prabowo Sesalkan Sikap Arogansi Bupati Pati yang Tantang Warga Demo

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyayangkan sikap Bupati Pati, Sudewo, yang sempat menantang warganya untuk melakukan demonstrasi.

“Ya, tentunya Presiden menyayangkan. Apa yang kami sampaikan ini merupakan hasil respon beliau terhadap siapapun itu,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Prasetyo menegaskan, pemerintah pusat berulang kali mengimbau seluruh pejabat publik, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk berhati-hati dalam bersikap, terutama dalam menyampaikan atau merespons desakan masyarakat.

“Sebagai pejabat publik di level apa pun, baik pusat, provinsi, maupun daerah, kita harus menyadari pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan sesuatu. Apalagi jika itu menyangkut kebijakan yang akan berdampak langsung pada masyarakat. Hal ini terus-menerus kami ingatkan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangan situasi di Pati yang belakangan memanas. Prasetyo berharap persoalan tersebut dapat menemukan jalan keluar terbaik.

Baca Juga: Lee Chae Min Kupas Tuntas Peran Barunya di Drakor Bon Appetit Your Majesty

“Kami menghormati semua proses unjuk rasa masyarakat Pati. Kami juga memonitor bahwa DPRD Kabupaten Pati telah menggunakan haknya. Semua proses itu kami hormati, dan pemerintah pusat akan terus memantau serta berkoordinasi dengan semua pihak,” katanya.

Sebelumnya, puluhan ribu massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025).

Aksi yang sempat ricuh itu menuntut Sudewo mundur dari jabatannya.

Tuntutan tersebut muncul akibat rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Meski kebijakan itu dibatalkan setelah menuai penolakan, masyarakat tetap kecewa dengan sikap arogansi Bupati yang menantang warganya sendiri untuk turun ke jalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.