Dorong Pemerintahan Digital, Sumsel Mantapkan Peran Strategis PPID

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Hal ini tercermin dalam Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Se-Sumsel Tahun 2025, yang berlangsung di Graha Bina Praja, Palembang, Rabu (23/7/2025).
Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Drs H Edward Candra MH, yang membuka kegiatan tersebut menekankan bahwa digitalisasi pelayanan publik hanya dapat terwujud apabila seluruh PPID memahami dan mengimplementasikan keterbukaan informasi secara maksimal.
"Era digital menuntut kecepatan dan ketepatan informasi. Masyarakat tidak bisa lagi menunggu lama untuk mendapatkan hak informasinya," ujarnya.
Menurut Edward, peran PPID sangat krusial dalam menjembatani kebutuhan informasi masyarakat dengan kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah.
Dia menegaskan bahwa PPID harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya dalam mengelola serta menyampaikan informasi secara efisien dan akurat.
Baca Juga: Sumsel Cetak Sejarah, Jadi Provinsi Pertama Inisiasi Perlindungan Anak dan Perempuan Pascaperceraian
"Setiap perangkat daerah harus memiliki PPID yang aktif, responsif dan paham teknologi informasi. Ini adalah pilar pelayanan publik yang modern," lanjutnya.
Edward juga menyampaikan bahwa perangkat daerah yang sudah memperoleh penghargaan atas keterbukaan informasi dapat dijadikan role model untuk daerah lainnya.
Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Rika Efianti, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemprov Sumsel terus berinovasi dalam menyempurnakan sistem informasi publik.
Salah satu indikator keberhasilannya adalah capaian predikat "Informatif" dari Komisi Informasi Pusat (KIP) pada tahun 2024.
Selain menggelar bimtek dan rakor, Pemprov Sumsel juga memberikan PPID Award kepada kabupaten/kota dan perangkat daerah yang dinilai sukses menerapkan standar layanan informasi publik secara menyeluruh.
"Ini bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi PPID agar tidak cepat puas dan terus berinovasi," ungkap Rika.
Baca Juga: Bupati Lahat Pimpin Apkasi, Gubernur Herman Deru: Ini Kebanggaan bagi Sumsel
Dia menambahkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan Komisi Informasi Sumsel dalam menyampaikan hasil Monev Keterbukaan Informasi Tahun 2025 serta mensosialisasikan standar baru dalam pelayanan informasi publik.
Dengan kegiatan ini, Pemprov Sumsel berharap seluruh perangkat daerah dan kabupaten/kota mampu menyusun strategi komunikasi publik yang inklusif, berbasis data dan adaptif terhadap dinamika digital.
Rika menutup laporannya dengan menegaskan bahwa semangat Sumsel "Maju Terus untuk Semua" hanya akan tercapai bila seluruh elemen pemerintahan bersatu padu dalam memberikan pelayanan informasi publik yang terbuka dan berkualitas.
Baca Juga: Herman Deru: PKN Jadi Strategi Pemprov Sumsel Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan ASN
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









