PCO: Desa Siaga TB Wujud Komitmen Presiden Prabowo Sejahterakan Masyarakat

AKURAT.CO Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian serius terhadap sektor kesehatan, salah satunya dalam menghadapi penyakit tuberkulosis (TB).
Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Isra Ramli, mengatakan, perhatian ini diwujudkan dalam program Desa dan Kelurahan Siaga TB yang masuk daftar Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
"Ini komitmen Presiden Prabowo yang betul-betul memperhatikan kesejahteraan masyarakat," ujarnya dalam acara Monitoring dan Evaluasi Piloting Gerakan Bersama Desa dan Kelurahan Siaga TB di Cikarang Selatan, Bekasi, pada Senin (14/7/2025).
Baca Juga: PCO Ungkap Ada 3,6 Juta Lapangan Kerja dalam Satu Tahun, Saran Cari Kerja ke Luar Negeri Cuma Opsi
Isra mengatakan, upaya dini tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan unggul.
Program ini juga dilakukan bersamaan dengan sejumlah program lain di sektor pendidikan dan sosial ekonomi, seperti Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih.
Program di sektor pendidikan dan sosial ekonomi ini sama-sama akan bermuara untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menguatkan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.
Baca Juga: PCO: Era Prabowo Bawa Kebangkitan Petani, Pertumbuhan Pertanian Tertinggi Sejak 53 Tahun
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksoni Harbuwono, mengungkapkan bahwa kasus TB di Indonesia masih tinggi. Bahkan menduduki posisi kedua dunia setelah India.
Dia pun turut menyoroti kualitas udara di Cikarang yang kurang sehat karena banyak berdiri pabrik.
Dante berharap peran kaum ibu yang selama ini menjadi kader kesehatan di desa dapat lebih dioptimalkan dalam menyukseskan program pemerintah mengeliminasi TB.
Baca Juga: PCO Dorong Relawan Prabowo Aktif Suarakan Capaian Pemerintah
Sedangkan pemerintah tetap melakukan berbagai upaya untuk mendukung tugas para kader kesehatan.
Antara lain dengan adanya kerja sama Dana Global (The Global Fund), sebuah lembaga keuangan internasional, yang bersedia mendanai program penanggulangan sejumlah penyakit menular, termasuk TB.
Dante menjelaskan, dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai kegiatan kader kesehatan, termasuk dalam upaya pencegahan, pengobatan dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang TB.
Baca Juga: PCO Goes to Campus: Hasan Nasbi Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Digital
Tugas kader adalah memverifikasi ke rumah-rumah warga berdasarkan riwayat kesehatan dari rumah sakit.
Dia pun memahami banyak tantangan terkait stigma masyarakat penderita TB yang tidak mau diperiksa.
"Ini tantangan kader. Saya yakin ibu-ibu kader bekerja bukan karena insentif, tapi memang terpanggil melayani masyarakat. Tapi kami dari Kemenkes ada dana kalau ibu-ibu bisa mengobati dan mengawasi sampai selesai, akan ada dana tambahan dari Global Fund," jelas Dante.
Baca Juga: Program MBG Jangkau 5,5 Juta Penerima Manfaat, PCO: Gizi Anak Terbukti Meningkat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









