Akurat

Jatuh di Gunung Rinjani, Turis Brasil Ditemukan di Jurang Sedalam 500 Meter

Yusuf | 24 Juni 2025, 12:19 WIB
Jatuh di Gunung Rinjani, Turis Brasil Ditemukan di Jurang Sedalam 500 Meter

AKURAT.CO Seorang wisatawan asal Brasil, Juliana (27), dilaporkan jatuh saat mendaki menuju puncak Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). Insiden tragis ini terjadi di jalur pendakian wilayah Lombok Timur, dan sempat memicu operasi pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi, mengatakan Juliana ditemukan pada Senin pagi (23/6/2025) sekitar pukul 07.05 WITA menggunakan bantuan drone thermal.

"Tim SAR gabungan berhasil mendeteksi keberadaan survivor melalui visualisasi drone thermal," ujarnya melalui keterangan resminya, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga: Car Free Night di Sudirman-Thamrin Diyakini Bisa Jadi Magnet Turis Mancanegara

Korban ditemukan di kedalaman sekitar 500 meter dari titik awal jatuhnya. Namun, berdasarkan pantauan visual dari udara, Juliana terlihat dalam kondisi tidak bergerak dan belum menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Dia menjelaskan, proses evakuasi masih berlangsung, meskipun terkendala oleh medan terjal dan cuaca berkabut yang menyulitkan pergerakan tim penyelamat. "Akses menuju lokasi cukup ekstrem, ditambah cuaca berkabut yang menghambat pandangan," katanya.

Sebelumnya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal telah menginstruksikan percepatan evakuasi dengan berbagai alternatif, termasuk opsi evakuasi udara menggunakan helikopter.

"Kita harus manfaatkan setiap peluang, termasuk airlifting dengan pilot berpengalaman agar tidak melewatkan golden time penyelamatan," tegas Iqbal dalam rapat koordinasi virtual.

Juliana sebelumnya dilaporkan jatuh ke dalam jurang sedalam kurang lebih 200 meter saat mendaki. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan ekstra saat menaklukkan medan ekstrem seperti Gunung Rinjani yang dikenal menantang namun memikat banyak wisatawan mancanegara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
S