Akurat

Yayasan Masjid Roudlotul Abidin Bagikan 600 Kg Daging Kurban, Panitia: Wujud Syukur Atas Nikmat Allah

Herry Supriyatna | 6 Juni 2025, 18:11 WIB
Yayasan Masjid Roudlotul Abidin Bagikan 600 Kg Daging Kurban, Panitia: Wujud Syukur Atas Nikmat Allah

AKURAT.CO Panitia kurban Yayasan Masjid Roudlotul Abidin, Dusun Blanten, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, membagikan lebih dari 600 kilogram daging kurban kepada shohibul qurban, fakir miskin, dhuafa, dan warga sekitar.

Ketua panitia, Ismun Widodo, mengungkapkan bahwa pada Idul Adha tahun ini, panitia menerima dan menyembelih 5 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Para peserta kurban berasal dari masyarakat wilayah Ungaran serta jamaah Masjid Roudlotul Abidin.  

"Alhamdulillah, panitia bersyukur dapat melaksanakan amanah ini dengan baik, mulai dari proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak yang mendukung kelancaran kegiatan ini," ujar Ismun di sela penyembelihan hewan kurban, Jumat (6/6/2025).

Ismun menjelaskan bahwa berkurban merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah anugerahkan.

"Kita meyakini, Allah akan menambah nikmat bagi orang-orang yang bersyukur," katanya, seraya mengutip QS. Ibrahim (14):7: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."

Ia juga menyampaikan bahwa penyembelihan hewan kurban memiliki makna spiritual yang mendalam, yaitu simbol pengendalian nafsu.

Baca Juga: Pesan Prabowo Jelang Pertandingan Indonesia-Jepang: Jangan Minder, Kita Bangsa Besar

"Nafsu adalah musuh terdekat dan paling sulit dikendalikan. Nafsu yang tak terkendali melahirkan kesombongan. Sejarah menunjukkan, siapa pun yang sombong pasti hancur, sebagaimana Firaun yang binasa karena keangkuhannya," jelasnya.

Sementara itu, Imam Masjid Roudlotul Abidin, Kyai Ahmad Suryani, mengajak jamaah untuk mendoakan para jamaah haji yang sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci.

"Semoga menjadi haji mabrur—haji yang diterima oleh Allah, sa’i-nya disyukuri, dosanya diampuni, amal salehnya diberkahi, dan perniagaannya tidak merugi," ucapnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk mendoakan mereka yang belum berhaji karena keterbatasan biaya agar segera diberi kelapangan rezeki dan kesempatan.

"Dan bagi yang sudah mampu namun belum memiliki niat berhaji, semoga Allah memberi hidayah agar segera tergerak untuk melaksanakannya," tutup Kyai Ahmad.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.