Akurat

19 Kali Gempa Vulkanik Dangkal Guncang Gunung Lokon

Mukodah | 7 Mei 2025, 15:59 WIB
19 Kali Gempa Vulkanik Dangkal Guncang Gunung Lokon

AKURAT.CO Badan Geologi Kementerian ESDM merekam 19 kali gempa vulkanik dangkal pada Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (7/5/2025).

"Selain gempa vulkanik dangkal terekam juga satu kali gempa embusan, dua kali gempa tornillo, lima kali gempa vulkanik dalam, dua kali gempa tektonik lokal dan 75 kali gempa tektonik jauh," kata Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid.

Dalam laporan aktivitas Gunung Lokon periode 1-15 April 2025, aktivitas vulkanik Gunung Lokon secara visual masih terlihat kolom asap pada kawah Tompaluan maksimum setinggi 18 meter di atas kawah. Kondisi lainnya belum menunjukkan perubahan.

Baca Juga: Turis Eropa Pilih Gunung Lokon Sebagai Destinasi Menantang di Tomohon

Secara seismisitas aktivitas vulkanik, khususnya gempa vulkanik dangkal terekam masih tinggi.

Hal ini diindikasikan sebagai aktivitas di permukaan yang akan berpengaruh terjadinya erupsi, sedangkan kegempaan lainnya belum menunjukkan adanya perubahan signifikan.

Potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon saat ini adalah kemungkinan terjadinya gas beracun yang sewaktu-waktu dapat menyembur dari kawah.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Lokon Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada

Selain juga dapat terjadi erupsi freatik (letusan akibat kontak uap panas magma dengan air hidrotermal) secara tiba-tiba.

Masyarakat yang berada di sekitar alur sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon diimbau untuk mewaspadai lahar pada musim penghujan atau terjadinya hujan deras dengan durasi lama.

Diberitakan Antara, aktivitas Gunung Lokon diturunkan dari Level III atau Siaga menjadi Level II (Waspada) sejak 31 Januari 2025 pukul 06.00 WITA.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Lokon di Sulut Kembali Meningkat

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK