Akurat

Anggaran Dicoret dari APBD, Bantuan untuk Keluarga Pahlawan Akan Tetap Diberikan

Citra Puspitaningrum | 14 Februari 2025, 20:52 WIB
Anggaran Dicoret dari APBD, Bantuan untuk Keluarga Pahlawan Akan Tetap Diberikan

AKURAT.CO Ketua Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno, Ima Mahdiah, memastikan keluarga pahlawan tetap akan menerima bantuan meskipun anggaran untuk mereka dicoret dari APBD 2025.

Kepastian tersebut disampaikan Ima setelah memperoleh klarifikasi dari Dinas Sosial DKI Jakarta terkait kabar penghentian bantuan bagi keluarga pejuang.

Menurutnya, anggaran untuk program bantuan keluarga pahlawan sebelumnya sudah dialokasikan dalam APBD 2025, namun kemudian dicoret oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam proses evaluasi anggaran.

Baca Juga: Tekan Kemacetan, Pramono-Rano Diminta Berani Tertibkan Parkir Liar di Jakarta

Menanggapi hal ini, Ima langsung melaporkan masalah tersebut kepada Gubernur Terpilih, Pramono Anung, agar kebijakan ini segera diperbaiki.

"Saya sudah meminta klarifikasi kepada Dinas Sosial, dan memang benar bahwa anggaran ini sebelumnya sudah masuk dalam APBD 2025, tetapi dicoret oleh Kemendagri. Saya telah melaporkan hal ini kepada Mas Pramono dan memastikan bahwa anggaran ini akan dikembalikan dalam APBD Perubahan," kata Ima dalam keterangannya, Jumat (14/2/2025).

Meskipun APBD Perubahan baru akan disahkan beberapa bulan ke depan, Ima memastikan keluarga pahlawan tidak akan dibiarkan tanpa bantuan selama masa transisi ini. Salah satu langkah yang sedang didorong adalah, menggunakan anggaran dari Baznas Bazis Jakarta untuk memberikan dukungan sementara bagi keluarga pejuang.

Baca Juga: Tak Ada Transparansi, Pramono Diminta Pangkas Dana Hibah untuk Forkopimda

"Saya akan mendorong Baznas Jakarta untuk sementara memberikan bantuan bagi keluarga pejuang hingga APBD Perubahan disahkan. Mereka tidak boleh dibiarkan tanpa dukungan hanya karena alasan administratif," tegasnya.

Dia berpandangan, masalah ini bukan hanya soal anggaran, tetapi juga soal penghormatan kepada jasa-jasa para pejuang dan keluarganya yang telah memberikan kontribusi besar bagi negara. Dia menegaskan, bantuan ini harus tetap ada dan tidak boleh terputus.

"Ini bukan sekadar soal anggaran, tetapi juga soal penghormatan kepada mereka yang telah berjuang demi bangsa. Kami akan memastikan bantuan ini tetap ada dan tidak terputus," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.