Akurat

Banjir Landa 6 Wilayah di Kalimantan Barat, Simak Penyebab dan Dampaknya

Eko Krisyanto | 29 Januari 2025, 15:02 WIB
Banjir Landa 6 Wilayah di Kalimantan Barat, Simak Penyebab dan Dampaknya

AKURAT.CO Telah terjadi banjir di Kalimantan Barat yang menyebabkan 102 desa dan 10 ribu rumah terendam. Banjir tersebut terjadi di lima kabupaten dan satu kota yakni Sambas, Bengkayang, Mempawah, Landak, Kubu Raya dan Kota Singkawang.

Tak hanya itu, banjir menyebabkan terendamnya sejumlah fasilitas umum seperti kantor desa, sekolah, polsek, kafe, penginapan, dan pasar Bengkayang.

Banjir yang terjadi menyebabkan dua orang meninggal dunia di daerah Sambas dan satu rumah rusak berat di Singkawang. Sebanyak 627 orang terpaksa meninggalkan rumahnya lalu mengungsi ke posko yang telah disediakan.

Baca Juga: Buntut Chat di Grup WhatsApp, Ketua AIM Dipolisikan Mantan Walikota Singkawang

Penyebab Banjir

Penyebab terjadinya banjir di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat diketahui karena curah hujan yang tinggi. Tak hanya curah hujan yang tinggi, di beberapa wilayah seperti Sambas disebabkan karena adanya pasang air laut. Sementara di wilayah Landak dan Bengkayang, disebabkan karena kombinasi curah hujan yang tinggi dan meluapnya air sungai. Akibatnya ratusan rumah warga terendam.

Baca Juga: Banjir Rendam 10 Kecamatan di Batang, 7.000 Warga Terdampak

Potensi Banjir

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak, Kalimantan Barat, mengungkapkan bahwa peringatan dini terkait curah hujan dengan intensitas tinggi akan terus berlaku hingga 30 Januari 2025.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di Kota Pontianak dan sekitarnya, untuk mewaspadai potensi banjir akibat curah hujan yang masih tinggi serta naiknya permukaan air laut yang diperkirakan akan berlangsung dari 28 hingga 30 Januari 2025.

"Hari ini, kita bisa melihat bahwa ketinggian air di Kota Pontianak dan sekitarnya sudah cukup signifikan. Potensi banjir ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga 30 Januari mendatang," ujar Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Samuel, di Pontianak.

Dia juga menambahkan bahwa hujan deras yang terjadi sepanjang minggu terakhir, ditambah dengan angin kencang, telah menyebabkan banjir di sejumlah daerah di Kalimantan Barat, termasuk Pontianak dan Kabupaten Kubur.

Pemerintah daerah, Basarnas dan juga BPBD turut memberikan bantuan kepada wilayah yang terkena banjir berupa makanan. Evakuasi juga telah dilakukan.

 (Noor Latifah Adzhari)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R