Akurat

Sempat Tergenang, Banjir di Kawasan Wisata Ancol Sudah Surut

Siti Nur Azzura | 17 Desember 2024, 16:38 WIB
Sempat Tergenang, Banjir di Kawasan Wisata Ancol Sudah Surut

AKURAT.CO Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho, memastikan kondisi terkini kawasan Taman Impian Jaya Ancol sudah normal. Banjir yang sempat menggenangi kawasan pantai sudah surut.

"Tadi siang masih ada sedikit terdampak di dekat Marina, tapi sekarang sudah aman," kata Eko kepada Akurat.co, Selasa (17/12/2024).

Dia memastikan, saat ini operasional tetap berjalan seperti biasa meski sempat tergenang banjir. "Terkait dengan fenomena banjir rob yang juga menimpa kawasan wisata Ancol Taman Impian, kami sampaikan bahwa saat ini kami masih tetap beroperasi seperti biasa," imbuhnya.

Dia menjelaskan, Ancol telah dilengkapi dengan sistem pengendalian banjir yang mumpuni. Saat ini, terdapat 29 rumah pompa atau chamber yang dilengkapi dengan 55 mesin pompa untuk mengantisipasi fenomena rob.

Baca Juga: Update Terkini: Banjir Rob Terjang Permukiman Warga di Pesisir Utara Jakarta, 4 RT Terendam

"Selain itu kami juga terus memantau kondisi pasang surut air laut dan berkoordinasi dengan instansi terkait," ujarnya.

Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung, pihaknya telah menerjunkan tim lifeguard dan pengeras suara di area Ancol yang dioptimalkan. Hal ini bertujuan untuk memberikan imbauan kepada para pengunjung, agar tetap melakukan aktivitas rekreasi di area yang aman dan kondusif.

"Kondisi pasang surut air laut yang terjadi di Ancol biasanya air mulai pasang atau naik di pagi hari dan jelang siang. Namun, mulai pukul 11.00, kondisi air laut akan berangsur surut kembali," tambahnya.

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Eko berharap pengunjung tetap dapat menikmati berbagai fasilitas dan wahana yang ditawarkan oleh Ancol dengan aman.

"Bagi masyarakat yang hendak berkunjung, pihak Ancol juga mengimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca dan mengikuti arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.