Andika Perkasa-Hendrar Prihadi Janjikan Jawa Tengah Bebas Kemiskinan dan Pengangguran

AKURAT.CO Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi, mengumumkan target ambisius mereka: menghapus kemiskinan di Jawa Tengah hingga nol persen.
Janji tersebut disampaikan saat memaparkan visi dan misi dalam Debat Publik Ketiga Pilgub Jawa Tengah 2024, yang digelar di Muladi Dome, Semarang, Rabu (20/11/2024).
"Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi provinsi tanpa kemiskinan. Kami yakin, dengan langkah strategis dan program konkret, hal ini bisa tercapai," ujar Andika dengan penuh keyakinan.
Ia menyoroti angka kemiskinan di provinsi itu yang saat ini mencapai 10,48 persen atau sekitar 3,7 juta jiwa.
Baca Juga: Megawati: Lawan Politik Uang dan Intimidasi di Pilkada Serentak 2024
Pasangan ini berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi hingga 6-6,5 persen melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat miskin.
Salah satu langkah strategis adalah membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan sumber daya ekonomi bagi kelompok rentan.
Tidak hanya itu, Andika juga menyoroti tantangan besar lainnya, yakni pengangguran. Dengan bonus demografi yang akan memuncak dalam lima tahun ke depan, ia menegaskan bahwa langkah nyata harus segera diambil untuk mencegah ledakan pengangguran.
“Jika kita tidak bertindak sekarang, pengangguran akan menjadi beban besar bagi pemerintah daerah. Kami akan memberikan insentif khusus untuk usaha yang mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga sektor ekonomi mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja,” tegas Andika.
Baca Juga: China Masters: Lanny Cedera, Ana/Tiwi Menangi Perang Saudara Lebih Dini di Laga Pembuka
Insentif yang dimaksud mencakup pengurangan pajak, retribusi, serta penyederhanaan proses perizinan untuk pelaku usaha.
Kebijakan ini, menurut Andika, akan mendorong lebih banyak bisnis, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk berkembang di Jawa Tengah.
“Kami ingin membedakan mana usaha yang memberikan dampak nyata dalam menciptakan lapangan kerja. Yang menyerap banyak tenaga kerja akan mendapatkan prioritas dukungan penuh dari pemerintah,” tambah Hendrar Prihadi, yang akrab disapa Hendi.
Dengan kombinasi kebijakan pro-rakyat, relaksasi fiskal, dan dukungan penuh terhadap UMKM, pasangan Andika-Hendi optimistis dapat membawa Jawa Tengah menjadi provinsi yang sejahtera, tanpa kemiskinan dan pengangguran.
Baca Juga: Sinopsis 'How to Train Your Dragon' Live Action, Kisah Menakjubkan Antara Manusia dan Naga
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








