Cawagub Sri Suwanto Serukan Prioritas Keselamatan Usai 74 Nelayan Terjebak di Berkas Dermaga Tambang

AKURAT.CO Sebanyak 74 nelayan terjebak di ujung jembatan bekas dermaga tambang pasir besi milik PT Sumber Baja Prima (SBP) di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (16/10/2024).
Kondisi ombak besar dan cuaca buruk membuat mereka tidak bisa kembali ke daratan. Hingga berita ini diturunkan, tiga orang masih dinyatakan hilang, dan 71 lainnya belum dapat dievakuasi.
Menanggapi musibah tersebut, Calon Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut 4, Sri Suwanto, menyayangkan kurangnya antisipasi dini atau peringatan terkait cuaca buruk yang seharusnya diberikan kepada para nelayan.
Ia menekankan, keselamatan nelayan serta perlindungan masyarakat pesisir harus menjadi prioritas utama pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Baca Juga: BRIN Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Lahan dengan Simocakap
“Saya sangat prihatin atas musibah ini. Keselamatan keluarga nelayan menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya bagi masyarakat di Sukabumi tapi juga bagi kita semua sebagai wujud rasa kemanusiaan,” kata Suwanto yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Kulowarga Jowo (Pakuwojo) Kalteng, organisasi yang menaungi masyarakat Jawa di Kalteng.
Sri Suwanto mengaitkan insiden ini dengan visinya untuk Kalimantan Tengah, khususnya dalam memberdayakan sektor perikanan dan pertanian.
Ia menyoroti pentingnya kebijakan perlindungan sosial yang kuat serta peningkatan infrastruktur keselamatan bagi nelayan, termasuk teknologi pemantauan cuaca dan sistem peringatan dini yang lebih baik.
“Insiden hilangnya nelayan ini harus menjadi pelajaran penting bagi kita untuk lebih serius memperhatikan keamanan kerja di sektor yang rentan terhadap kondisi alam yang berbahaya,” ujarnya, menekankan perlunya investasi dalam infrastruktur keselamatan di sektor kelautan.
Baca Juga: Pertemuan Prabowo dan Megawati Bakal Memperkuat Pemerintahan
Suwanto yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng (2017-2022) menegaskan bahwa jika terpilih, ia akan memperjuangkan program-program yang fokus pada kesejahteraan dan keberlanjutan masyarakat pesisir dan petani, dua kelompok yang ia anggap sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
“Kami telah mengunjungi berbagai daerah pesisir di Kalteng dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat, termasuk para nelayan. Semua itu kami masukkan ke dalam program prioritas kerja saya dan Pak Abdul Razak,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








