Akurat

Pemprov Jabar Bersama YCAB Foundation Dukung Pengrajin Batik Terus Berkarya

Mukodah | 14 Juli 2024, 15:41 WIB
Pemprov Jabar Bersama YCAB Foundation Dukung Pengrajin Batik Terus Berkarya

AKURAT.CO Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat berkolaborasi dengan Dekranasda dan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) melakukan penambahan fasilitasi layanan batik di Satuan Pelayanan Pengembangan Industri

Kerajinan UPTD IPOK di Tasikmalaya, yang dikenal dengan Rumah Belajar Batik Tasikmalaya.

Industri kerajinan batik Tasikmalaya memiliki potensi yang besar karena menghasilkan batik dengan corak dan motif khas daerah.

Baca Juga: Wimbledon: Novak Djokovic vs Carlos Alcaraz Malam Ini, Final Ulangan Berpotensi Sejarah Baru!

Berbagai produk batik Tasikmalaya seperti kain, pakaian, aksesori dan sebagainya telah dikenal luas di dalam maupun di luar negeri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan YCAB untuk memberdayakan pengrajin batik di Jabar, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

YCAB Foundation melalui program Rumah Belajar Batik telah banyak melahirkan pelaku usaha kecil, khususnya pengrajin batik dan perdana untuk di Jabar dilaksanakan di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Suap Dana Hibah APBD Jatim, KPK Sita Catatan Aliran Uang Miliaran Rupiah

Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan pelatihan bagi para pengrajin agar mereka dapat terus berkarya dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Penambahan fasilitas layanan batik di Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Kerajinan Tasikmalaya merupakan kolaborasi antara YCAB Foundation, Disperindag Jabar dan Dekranasda Jabar.

Fasilitas tersebut akan menjadi pusat layanan yang memberikan dukungan teknis, pemasaran dan akses ke pasar yang lebih luas bagi para pengrajin batik di wilayah tersebut.

"Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi para pengrajin batik untuk berkembang dan berinovasi. Kami berkomitmen untuk terus mendukung mereka agar dapat mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Lusman Yunarto selaku Head of Program Management Division YCAB Foundation, dalam keterangan yang diterima, Minggu (14/7/2024).

Baca Juga: 75 Calon Anggota BPK Bakal Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan, Berikut Daftarnya

"Kami percaya bahwa dengan dukungan yang tepat, industri batik dapat menjadi salah satu pilar ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal," tambahnya.

Kegiatan peresmian ini tidak hanya menandai komitmen Disperindag Jabar, Dekranasda Jabar dan YCAB Foundation terhadap pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menggambarkan kolaborasi erat antara berbagai pihak.

Selain itu, sambutan dari berbagai pihak yaitu Bey Machmudin selaku Penjabat Gubernur Jabar, Cheka Virgowansyah selaku Penjabat Wali Kota Tasikmalaya, Noneng Komara Nengsih selaku Kadis Perindag Jabar dan perwakilan YCAB Foundation menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Zulhas Sumbang Rp250 Juta di Acara Lelang Blue Squad untuk Palestina

"Kami sangat mengapresiasi upaya YCAB Foundation dalam memberdayakan pengrajin batik di Tasikmalaya. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para pengrajin dan memajukan industri batik yang memiliki kearifan lokal di Jawa Barat," jelas Kadis Perindustrian dan Perdagangan Jabar, Noneng Komara Nengsih.

"Dukungan kami tidak hanya berupa kebijakan, tetapi juga dalam membantu para pengrajin mengakses pasar yang lebih luas dan beragam," dia menambahkan.

Penjabat Ketua Dekranasda Jabar, RR. Amanda Soemedi, mengatakan, kehadiran fasilitasi layanan batik di Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Kerajinan ini adalah langkah maju yang signifikan dalam mendukung industri batik lokal.

Ia pun berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempromosikan dan melestarikan warisan budaya.

Baca Juga: Zita Anjani: Saya dan Kaesang Punya Potensi di Pilgub Jakarta

"Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa warisan budaya kita tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang di masa depan," ujarnya.

Peresmian ini juga diwarnai dengan simbolis pembukaan membatik oleh Bey Machmudin dengan didampingi RR. Amanda Soemedi, Ketua Dekranasda Jabar, Ketua Komisi II DPRD Jabar, Kadis Disperindag Jabar, Penjabat Wali Kota Tasikmalaya dan perwakilan YCAB Foundation.

Kegiatan ini menunjukkan semangat dan komitmen semua pihak untuk terus
<span;>mendukung dan mempromosikan batik sebagai warisan budaya Indonesia.

YCAB Foundation berharap bahwa dengan adanya Satuan Pelayanan Kerajinan ini, para pengrajin batik di Tasikmalaya dapat lebih mudah mengakses berbagai sumber daya dan dukungan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan usaha.

Baca Juga: Oronamin C Luncurkan Karakter Superhero 'NAMI' pada Iklan Terbaru

Selain itu, kolaborasi yang efektif dengan pemerintah dan komunitas lokal diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan industri batik yang berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK