Akurat

Mentan Serahkan Bantuan Pertanian Rp410 Miliar untuk Warga Terdampak Bencana di Sulsel

Mukodah | 27 Mei 2024, 14:22 WIB
Mentan Serahkan Bantuan Pertanian Rp410 Miliar untuk Warga Terdampak Bencana di Sulsel

AKURAT.CO Kunjungan kerja Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, ke Sulawesi Selatan disambut antusias masyarakat setempat, Senin (27/5/2024).

Kehadiran para petani, penyuluh, Babinsa, Babinkamtib, bupati/wali kota Se-Sulsel dan masyarakat umum menambah kemeriahan acara.

Dalam kunjungan ini, Mentan tidak hanya memberikan motivasi tetapi juga menyerahkan paket bantuan pertanian pasca-banjir dan program reguler pertanian senilai lebih dari Rp410 miliar.

Ditambah pupuk subsidi senilai lebih dari Rp2,5 triliun, bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Sulsel.

Acara yang digelar di Kompleks Kantor Gubernur Sulsel turut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrullah, bupati/wali kota, Dandim, perwakilan PT Pupuk Indonesia dan pejabat lingkup Kementan.

Bantuan yang diserahkan mencakup benih hortikultura, perkebunan, pupuk dan alat mekanisasi pertanian (alsintan) dengan nilai lebih dari Rp365 miliar.

Baca Juga: Mentan Amran Bantu Langsung Korban Banjir dan Longsor di Kabupaten Agam

Selain itu, Kementan juga memberikan bantuan untuk bencana alam di tujuh kabupaten/kota yakni Luwu, Enrekang, Sidrap, Wajo, Bone, Pinrang dan Sinjai senilai Rp48,3 miliar.

Dalam sambutannya, Mentan mengatakan bahwa penyerahan bantuan bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

"Melalui bantuan ini, kami ingin daerah-daerah yang terkena musibah segera pulih dan Sulawesi Selatan semakin maju," ujarnya.

Mentan berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban sehingga mereka dapat bangkit kembali dan memperkuat perekonomian Sulsel yang sempat terganggu akibat bencana.

"Bencana di Sulsel ini harus kita hadapi bersama karena satu petani yang terkena bencana adalah musibah kita bersama. Maka yang terdampak ini akan kita beri bibit, benih, traktor dan pupuk gratis," jelasnya.

Mentan mengungkapkan bahwa kehadirannya di Sulsel adalah perintah langsung dari Presiden Joko Widodo.

"Saya mendapat penugasan khusus dari Bapak Presiden untuk menyelesaikan seluruh permasalahan pertanian di daerah, khususnya petani yang terdampak bencana alam," ujarnya.

Sebanyak 60 truk berisi bantuan diberangkatkan dari pelataran Kantor Gubernur Sulsel untuk disalurkan ke wilayah terdampak bencana di tujuh kabupaten/kota.

Baca Juga: Mentan RI dan Vietnam Sepakat Kerja Sama Teknologi Lahan Rawa

Mentan berharap semua pihak saling mendukung, memperkuat, bersinergi dan mewujudkan semangat persaudaraan dalam memulihkan kondisi di area terdampak bencana.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) itu juga menekankan pentingnya bergandengan tangan dan membantu saudara yang terkena musibah.

"Saudara-saudaraku, ini ujian bagi kita semua. Kita harus saling tolong menolong karena ini adalah jembatan kita masuk surga-Nya Allah. Negara tentunya akan selalu hadir dalam setiap permasalahan yang terjadi di negeri kita ini, khususnya bencana alam," jelas Mentan.

Sebagai informasi, tujuh kabupaten/kota di Sulsel yang diterjang banjir dan tanah longsor telah mengakibatkan 15 orang meninggal dunia.

Sebanyak 210 warga paling terdampak, khususnya di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, dievakuasi ke lokasi pengungsian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK