Akurat

431 Kerbau di OKI Mati Mendadak, Diduga Terjangkit Virus SE

Rizky Dewantara | 17 April 2024, 10:11 WIB
431 Kerbau di OKI Mati Mendadak, Diduga Terjangkit Virus SE

AKURAT.CO Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan mencatat, 431 ekor kerbau mati mendadak diduga karena terjangkit virus septiceimia epizootica (SE).

"Setelah dilakukan pengujian laboratorium terhadap dugaan keracunan di Balai Veteriner Lampung, hasilnya negatif. Tapi berdasarkan pemeriksaan fisik dan klinis menunjukkan gejala penyakit septiceimia epizootica," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan OKI, Dedy Kurniawan, dikutip Antara, Rabu (17/4/2024).

Dedy menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah kongkrit sejak menerima laporan dari masyarakat dengan melakukan penguburan terhadap bangkai kerbau, disinfeksi massal terhadap kandang kerbau, pengobatan serentak, dan vaksinasi.

Baca Juga: Bos Bulog Pastikan Daging Kerbau Impor Tanpa Lemak: Enak Dimasak Apa Saja

Terkait kematian kerbau pascavaksinasi, dia mengatakan bisa terjadi karena ternak sudah terlebih dahulu terjangkit virus SE, namun tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala sakit.

Menurutnya, meluasnya virus tersebut karena bangkai ternak kerbau yang terlambat dikubur, pemotongan ternak yang sakit di sekitar lokasi kandang, pemindahan ternak dari daerah tertular ke daerah steril, serta lalu lintas penjualan kerbau yang intens.

Karena itu, Dedy mengimbau agar para peternak tetap memvaksinasi ternak mereka karena tidak ada efek samping pascavaksinasi, serta melakukan tindakan mitigasi supaya penyakit itu tidak menulari ternak lainnya.

Di antaranya dengan memaksimalkan kebersihan kandang, menjaga pakan, pemberian multivitamin dan semacamnya untuk meningkatkan data tahan tubuh ternak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.