Akurat

H-2 Pencoblosan, Surat Suara di 4 Distrik Paniai Dirusak

Citra Puspitaningrum | 12 Februari 2024, 23:27 WIB
H-2 Pencoblosan, Surat Suara di 4 Distrik Paniai Dirusak

AKURAT.CO Dua hari menjelang pemungutan suara Pemilu 2024 surat dan kotak suara di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, dirusak orang tak dikenal.

Berdasarkan rekaman video yang diterima Akurat.co memperlihatkan surat suara yang seharusnya berada di dalam kotak telah berserakan keluar.

Kondisi kotak suara berbahan karton yang mulanya dibungkus plastik nampak telah terbuka dan rusak. Sementara, surat suara sudah dalam keadaan tidak terlipat rapih, bahkan ada yang robek.

Dalam video itu, seorang pria menyampaikan alasan kotak suara rusak dan surat suara berhamburan keluar.

"Ini dari Distrik Yagai. Dia tahu, PPS mereka buka logistik kotak suara. Dalam kotak suara itu Form C1-KWK tidak ada sehingga masyarakat bersama Pandis, PPD, mereka kasih hambur itu kotak logistik," perekam video menjelaskan kejadian itu.

Selain video, sejumlah foto juga memperlihatkan kejadian yang sama. Dalam foto itu tertulis tanggal gambar saat foto diambil pada 12 Februari pukul 16.09 waktu setempat.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Buka Surat Suara Sebelum Masuk Bilik Saat Pencoblosan

Tokoh masyarakat setempat, Hanok Herison Pigai, menjelaskan, kejadian serupa tidak hanya di Distrik Yagai tetapi juga di beberapa distrik lainnya di wilayah Paniai.

"Sebanyak tiga distrik C1 KWK dibawa lari oleh oknum-oknum partai dan penyelenggara pemilu tingkat distrik (Distrik Muye, Distrik Yagai dan Distrik Aweida)," kata Hanok dalam keterangannya, Senin (12/2/2024) malam.

Hanok meminta jajaran penyelenggara pemilu khususnya Bawaslu Papua Tengah menindaklanjuti temuan tersebut. Apabila ditemukan unsur kesengajaan, disinyalir kejadian itu dilakukan sebagai bentuk kecurangan pemilu.

"Kabupaten Paniai menjadi salah satu kabupaten yang melaksanakan pemilu dengan sistem noken. Oleh karena itu, potensi-potensi kecurangan pemilu harus diantisipasi dan diawasi bersama demi masa depan Paniai yang lebih adil dan sejahtera," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Bawaslu Paniai, Stephanus Gobai, membenarkan kejadian perusakan surat dan kotak suara di beberapa distrik di wilayah pengawasannya.

"Ini yang terjadi (di) lima distrik. Distrik Aweida, Yagai, Kebo, Muye dan yang kelima saya kurang tahu. Sementara pastikan empat distrik dulu," ungkapnya.

Baca Juga: Ada Dugaan Surat Suara Tercoblos, KPU Segera Koordinasi dengan PPLN Jeddah

Sampai saat ini, Bawaslu Paniai masih berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Distrik (Pandis) dan Panitia Pemungutan Distrik (PPD) setempat guna mendapatkan klarifikasi terkait kejadian yang sebenarnya.

Namun, terdapat video lain yang menunjukkan sejumlah orang menggendong kotak suara yang dibungkus plastik, diduga akan dikembalikan ke KPU setempat.

"Kotak-kotak dikembalikan. C1 mereka dibongkar oleh kelompok penyelenggara yang namanya PPD lalu dibawa lari. Hanya logistik saja dengan kotak suara tiba di Muye," ujar seorang pria perekam video.

"Baru ini masyarakat mengembalikan ke KPU dan melapor kepada Polres Paniai untuk melakukan proses hukum ke lima PPD," tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.