Bangkitkan Semangat Gotong Royong, Pena Mas Dirikan Rumah Gerabah Bersama Warga Purworejo

AKURAT.CO Dalam rangka membangkitkan semangat gotong royong, sukarelawan Pergerakan Generasi Alumni Muda dan Akademisi dari Undip, Unnes, dan UNS (Pena Mas) bahu-membahu mendirikan rumah gerabah bersama warga Purworejo.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah itu bertujuan untuk memupuk nilai-nilai kebangsaan yang tercantum dalam Pancasila tepatnya sila ketiga yaitu persatuan Indonesia.
"Karena memang pendirian rumah gerabah ini kan konsepnya gotong royong. Jadi memang masyarakat itu saling bahu-membahu mendirikan sehingga kami ajak bersih-bersih," ujar Koordinator Pusat Pena Mas Ganjar, Reza Abdurrakhman, Minggu (12/11/2023).
Reza mengungkapkan, kegiatan ini terinspirasi dari sosok calon presiden 2024 Ganjar Pranowo yang selalu mengedepankan nilai-nilai gotong royong dalam pembangunan desa.
Baca Juga: Fit And Proper Test Calon Panglima TNI, DPR Jangan Lagi Jadi Tukang Stempel
"Betul, Bapak Ganjar selalu mengedepankan konsep gotong royong. Masyarakat sangat antusias memahami gotong royong tadi benar-benar sudah mempraktikkan sesuai instruksi dari Pak Ganjar dan masyarakat Desa Tanjungrejo ini solid bersama Pak Ganjar," kata Reza.
Rumah gerabah ini nantinya akan dijadikan sebagai wadah penyimpanan tempat perkakas milik desa yang mana perkakas itu biasanya bakal digunakan untuk keperluan hajatan atau perayaan lainnya.
Bersama-sama dengan warga, pihaknya saling bahu-membahu dalam mendirikan rumah gerabah.
Tampak bahwa warga terlibat secara langsung dalam memasang genteng, mengangkut material bahan bangunan, serta bersih-bersih di sekitar rumah gerabah maupun di lingkungan desa.
Baca Juga: BNPT Usul Napiter Dihukum Sesuai Perubahan Cara Berpikir
Reza berharap, bantuan ini dapat selalu dirasakan manfaatnya oleh warga. Menurut dia, kehadiran sukarelawan Pena Mas Ganjar mendapatkan sambutan hangat dari warga Desa Tanjungrejo.
"Antusiasme sangat luar biasa tadi bisa terlihat juga masyarakat berbondong-bondong datang untuk bersih-bersih bareng, kemudian bapak-bapak juga antusias gotong royong mendirikan rumah gerabah ini secara sukarela," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







