Akurat

Romahurmuziy Sebut Dirinya Dijebak dan jadi Korban Politik Pilpres 2019

| 9 Januari 2023, 17:55 WIB
Romahurmuziy Sebut Dirinya Dijebak dan jadi Korban Politik Pilpres 2019

AKURAT.CO, Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy alias Romi menyatakan kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama adalah jebakan buat dirinya hingga ditangkap KPK.

"Saya pada waktu itu hanya satu kata saja, jebakan," di Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta, Minggu (8/1/2023).

Romi berujar dirinya adalah korban dari sebuah manuver politik yang tercipta akibat pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Karena semua peristiwa yang sifatnya menjelang Pemilu, apalagi hanya satu bulan. Itu nyata adalah sebuah manuver politik," kata Romi.

"Itu adalah korban politik akibat pertarungan Pilpres 2019," lanjutnya menegaskan.

Tentu, menurut Romi, dalam setiap jebakan pasti ada aktor intelektual di baliknya yang belum ia ketahui apakah turun tangan langsung atau melalui perantara untuk membuat dirinya tersandung kasus.

"Apakah itu dilakukan langsung atau tidak langsung. Tapi ada aktor politik di balik itu yang membuat kejadian itu terlaksana," ucapnya.

Romi seperti diketahui, tersandung kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama saat dirinya menjabat sebagai Ketua Umum PPP. Dia dinyatakan bebas pada 2020 silam setelah setahun ditahan.

Romi sekarang aktif kembali di PPP dan didapuk menjadi Ketua Majelis Pertimbangan partai berlambang Ka'bah tersebut. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.