Akurat

2 Warga Meninggal Dunia Akibat Gempa M 5,6 Cianjur

| 21 November 2022, 14:59 WIB
2 Warga Meninggal Dunia Akibat Gempa M 5,6 Cianjur

AKURAT.CO Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mencatat dua warga meninggal dunia dan sejumlah rumah rusak akibat gempa bumi M 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Selain itu, empat warganya tercatat mengalami luka-luka.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, tim Reaksi Cepat BPBD setempat masih melakukan pendataan di wilayah. Data sementara per pukul 14.11 WIB, rumah rusak berat sebanyak tujuh unit.

Kata dia, warga di Cianjur merasakan guncangan gempa cukup kuat selama 10-15 detik.

"Di samping bangunan rumah, Pusdalops mendapatkan laporan pondok pesantren rusak berat 1 unit dan RSUD Cianjur rusak sedang 1. Kerusakan fasilitas publik yang masih diidentifikasi tingkat kerusakan, antara lain gedung pemerintah 2 unit, fasilitas Pendidikan 3, tempat ibadah 1," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (21/11/2022).

Selain wilayah Cianjur, BPBD Kabupaten Bogor melaporkan dua rumah warga rusak. Guncangan gempa di wilayah ini dirasakan sedang 5-7 detik.

Lebih lanjut, kata dia, BPBD Kota Sukabumi menginformasikan warganya merasakan guncangan cukup kuat selama 7-10 detik. Tampak masyarakat panik hingga keluar rumah.

"Saat ini pihak BPBD masih melakukan pemantauan di daerahnya. Sedangkan di wilayah Kabupaten Sukabumi, BPBD setempat juga menyampaikan adanya guncangan kuat selama 5-7 detik. Sebagian warga pun panik," jelas dia.

Demikian juga untuk wilayah Kabupaten Bandung yang warganya merasakan guncangan sedang selama 5-7 detik.

Lebih lanjut, Abdul Muhari menuturkan, Pusdalops BNPB juga mendapatkan laporan lain adanya warga yang merasakan guncangan, seperti di DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Bogor dan Kabupaten Garut. Warga di sejumlah wilayah tersebut merasakan guncangan gempa dengan intensitas lemah hingga kuat.

"BPBD yang wilayahnya merasakan gempa telah melakukan pemantauan dampak gempa," imbuhnya. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.