Akurat Logo

Petani Musi Rawas Diajak Praktik Membuat Pestisida Nabati di SL IPDMIP

Faisal Hidayat | 17 Juli 2021, 10:36 WIB
Petani Musi Rawas Diajak Praktik Membuat Pestisida Nabati di SL IPDMIP

AKURAT.CO Kegiatan Sekolah Lapang (SL) IPDMIP di Kabupaten Musi Rawas mendapat sambutan antusias dari petani. Kegiatan yang sudah masuk pertemuan ke-6 itu, memberikan banyak materi. Yang terbaru, petani diajak mempraktikkan cara membuat pestisida nabati.

SL IPDMIP pertemuan yang ke-6 ini dilaksanakan di Kelompok Tani Sri Rahayu, Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, berharap petani bisa menyerap ilmu dengan baik.

"Banyak materi yang diberikan dari SL IPDMIP. Dan itu semua bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas," tuturnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

"Peningkatan kapasitas dan kualitas SDM sangat penting untuk dilakukan. Karena, SDM adalah faktor pengungkit utama dalam peningkatan produktivitas," terangnya.

SL IPDMIP di Kelompok Tani Sri Rahayu, Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri, Musi Rawas, dilaksanakan Kamis (15/7/2021). 

Pertemuan ini membahas Pengendalian hama terpadu (PHT), yaitu praktek pembuatan Pestisida Nabati. Sebagai pemateri adalah Tedy Kosasih dari LPHP, dan Amrillah POPT Kecamatan Tuah Negri.

Pertemuan ke-6 SL IPDMIP diikuti 25 orang anggota Kelompok Tani Sri Rahayu. Selain itu, hadir juga Kepala BPP Tuah Negeri Zulkipli, staf lapangan IPDMIP Ghina Yulianti, penyuluh pendamping Hindun kesumaningsih, serta seluruh KJF BPP Tuah Negeri.

Tujuan dari pemberian materi adalah melatih dan mengenalkan pestisida nabati kepada peserta. Tujuannya, agar dapat membuat dan mengaplikasikan dalam pengendalian hama dan penyakit yang menyerang  tanaman padi. 

Sehingga, petani tidak tergantung lagi dengan pestisida kimia, dengan demikan dapat mengurangi biaya pemeliharaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan mereka, serta menghasilkan padi yang bebas residu, sehat dan aman.[TIM]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.