Akurat

Walikota Mojokerto Sampaikan Apresiasinya ke Rombongan DPD yang Ikut Meresmikan Pasar Benteng Pancasila

Ridwansyah Rakhman | 22 Oktober 2020, 18:00 WIB
Walikota Mojokerto Sampaikan Apresiasinya ke Rombongan DPD yang Ikut Meresmikan Pasar Benteng Pancasila

AKURAT.CO, Walikota Mojokerto merasa tersanjung dengan kunjungan rombongan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ke acara peresmian Pasar Benteng Pancasila, Kamis (22/10/2020).

Di hadapan rombongan DPD RI, Ita Puspitasari, Walikota Mojokerto menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada ketua DPD LaNyalla Mahmud Mattalitti yang telah menyempatkan datang ke pasar Benteng Pancasila.

“Saya ucapan terima kasih kepada Ketua DPD RI atas kedatangannya. Saya sangat bahagia atas terselesaikannya pasar Benteng Pancasila. Ketika flashback tiga tahun yang lalu, tepatnya bulan September 2017 kebakaran hebat meluluh lantakkan seluruh kios di pasar. Hari ini kita bisa berbagi kebahagiaan. Pasar bisa kembali berdiri dengan arsitektur baru yang bisa menjadi tempat bagi 240 pedagang untuk mengais rejeki dan menambah pundi-pundi ekonomi," ujar Ita Puspitasari.

Pasar Benteng Pancasila Kota Mojokerto adalah pasar yang menerapkan sistem pembayaran non tunai. Pasar ini dibangun pasca kebakaran besar yang terjadi pada 2017 lalu. Bekerjasama dengan PT Meeber Indonesia, pasar ini menjadi satu-satunya pasar dengan sistem pembayaran cashless.

Ita mengatakan, Pasar Benteng Pancasila adalah salah satu prioritas program pemerintah kota Mojokerto dan menjadi salah satu misi rencana pembangunan kota Mojokerto, yakni mewujudkan ekonomi daerah mandiri, berdaya saing dan berkeadilan, berbasis kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur.

“Di 2020, ada dua pasar yang dikerjakan oleh Pemkot Mojokerto dana dari APBN maupun sharing dengan APBD Kota Mojokerto, salah satunya adalah pasar Gentas dan satu lagi masih dalam proses pengerjaan dan kami targetkan terselesaikan akhir tahun ini dan bisa digunakan di tahun 2021," tambahnya.

Di tahun 2019, lanjut Walikota Ita, Pemkot Mojokerto telah membangun dua pasar yang telah digunakan pedagang. "Karena mayoritas masyarakat Kota Mojokerto adalah penyedia barang dan jasa. Jadi sarana prasarana perdagangan merupakan salah satu sektor penting yang bisa mendukung ekonomi kerakyatan dan pertumbuhan ekonomi kota," tegasnya.

Sementara di Pasar Benteng Pancasila, ia menaruh harapan besar kepada seluruh pedagang dalam rangka upaya pengendalian Covid-19. Seluruh pedagang di Benteng Pancasila sudah melakukan transaksi cashless, baik dalam hal pembayaran retribusi kebersihan maupun dalam transaksi antara pedagang dengan pembeli. Karena uang menjadi salah salah satu media dalam penyebaran virus.

"Pasar ini ke depan akan menjadi role model pasar rakyat yang ada di Mojokerto, dalam rangka memutus hubungan tatap muka antara penjual dan pembeli. Untuk pasar basahan, kami menggunakan aplikasi Mlijo Online. Masyarakat yang akan belanja cukup WA dan barang yang dibeli akan diantar secara langsung sesuai dengan alamat yang diminta dengan pembayaran cashless.

Ita juga mengaku bangga dengan warga kota Mojokerto sangat aware dengan gadget dan perangkat teknologi digital. Sudah sangat aware dengan berbagai jenis aplikasi yang disediakan sekaligus bertransaksi dengan menggunakan aplikasi tersebut.

“Ke depan Kerjasama kami dengan aplikasi Meeber akan kami kembangkan bukan hanya di Pasar Benteng Pancasila saja, tetapi untuk seluruh sektor usaha di kota Mojokerto. Seperti hotel dan ritel serta mall. Sehingga sesuai dengan target kami, maksimal dua tahun ke depan dari sekarang, Mojokerto akan menjadi smart city," pungkasnya.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.