Pemda Jangan Hamburkan Anggaran untuk Seremonial Tidak Berdampak!

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, mengingatkan pemerintah daerah agar lebih bijak dalam mengelola anggaran dan tidak terjebak pada kegiatan seremonial yang boros dan minim manfaat.
Hal ini disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Jawa Timur 2025–2029 dan RKPD 2026 di Surabaya, Selasa (29/4/2025).
Tomsi menekankan pentingnya setiap rupiah anggaran diarahkan untuk program yang benar-benar memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
Ia menyayangkan masih banyaknya alokasi dana yang tersedot untuk kegiatan pendukung yang tak berdampak langsung.
"Jangan sampai dana miliaran untuk stunting, misalnya, hanya sedikit yang benar-benar sampai ke mulut bayi dan ibu hamil. Sisanya habis untuk biaya perjalanan, tenda, pelatihan, dan acara-acara lain," sindir Tomsi.
Baca Juga: Dunia Perlu Meneladani Keteguhan Paus Fransiskus dalam Menyerukan Perdamaian
Ia menegaskan, efisiensi bukan semata soal mengurangi belanja, melainkan mengarahkan anggaran pada hal yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan rakyat.
Hal ini sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong birokrasi yang hemat, fokus, dan produktif.
Lebih lanjut, Tomsi juga menyoroti pentingnya RPJMD dan RKPD Provinsi Jawa Timur disusun secara selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Ia berharap forum Musrenbang ini menjadi titik awal harmonisasi pembangunan pusat dan daerah.
“Program daerah harus mendukung 83 agenda prioritas RPJMN dan proyek strategis nasional. Termasuk menciptakan kebijakan yang ramah investasi dan menumbuhkan sektor-sektor strategis seperti pariwisata, perdagangan, jasa, dan ekonomi kreatif,” tegasnya.
Ia juga mendorong peningkatan koordinasi lintas sektor serta kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan agar pembangunan di Jawa Timur benar-benar inklusif dan berkelanjutan.
Musrenbang tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Dardak, dan jajaran Forkopimda Jawa Timur.
Baca Juga: Masuk Produksi, RohTrip Ramaikan Skena Film Horor-Komedi Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 4Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 8India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








