Buntut Kasus Penganiayaan, Sejumlah Orangtua Mau Keluarkan Anaknya dari Daycare Wensen School

AKURAT.CO Sejumlah orang tua berniat untuk mengeluarkan buah hatinya dari daycare Wensen School Indonesia, setelah viral dugaan penganiayaan yang dilakukan pemilik berinisial MI terhadap anak berusia dua tahun.
Salah satu orang tua berinisial A, mengaku mempunyai anak yang baru berusia dua tahun enam bulan merasa panik setelah kabar ini viral.
"Anak saya di sini baru dua minggu, sudah mengikuti 5 atau 6 sesi, (sekolahnya) Selasa, Kamis dan Jumat. Kita sebagai ortu juga panik ya," katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (31/7/2024).
"(Rencana mengeluarkan anak) sudah pasti, stop saja sudah saya sebagai kepala keluarga stop saja," tukasnya.
Baca Juga: Viral Daycare di Depok Aniaya Anak, Ini Hukuman Bagi Orang yang Menganiaya Anak Menurut Islam
Dalam penjelasannya, A mengaku khawatir bahwa anaknya turun menjadi korban. Sebab, saat awal-awal masuk daycare Wensen School Indonesia, anaknya selalu menangis.
"Anak saya sendiri pertama masuk nangis saya rasa wajarlah ya perkenalan, kita si nggak ada suudzon, di dalam hati nanti anak gimana didalam. Makin kesini ko makin, saya sudah feeling udah bilang ke istri, ini anak kok nangis terus setiap mau masuk, timbulah berita itu, kita jadi penasaran, makanya kita kesini bertemu wali murid lain," jelasnya.
Selain itu, orang tua lainnya berinisial O juga berniat menarik anaknya dari Wensen School. Dia mengungkapkan anaknya baru berusia lima tahun dan baru lima hari masuk sekolah.
"Masuk sekolah itu jam 7 sampai jam 11. Ya seperti biasa si sekolah biasa tapi juga kadang ada kunjungan keluar," tukasnya.
Sebelumnya, ibu bernama Rizki Dwi Utari (28) bersama suaminya melaporkan pemilik penitipan anak (daycare) di Depok berinisial MI, atas kasus dugaan penganiayaan terhadap anaknya, MK (2).
Laporan tersebut dibuat di Polres Depok, Senin (29/7/2024) dan teregistrasi dengan nomor LP/B/1530/VII/2024/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA.
"Jadi, untuk dugaan tindak pidana kekerasan ini telah kita laporkan itu di tanggal 29 Juli," kata Rizki kepada wartawan di KPAI, Selasa (30/7/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional







