Tanggapi All Eyes on Papua, Ma'ruf Amin Tekankan Pentingnya Pelibatan Masyarakat Adat

AKURAT.CO Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menanggapi ramainya seruan poster dan tanda pagar (tagar) 'All Eyes on Papua' yang ramai beredar di media sosial.
Menurutnya, seruan ini menekankan pentingnya pelibatan masyarakat adat dalam suatu pembangunan di tanah Papua agar tidak terjadi terjadi konflik seperti yang terjadi selama ini.
"Kita ke depan tentu di dalam pembangunan harus ada komunikasi antara pemda dengan kepala-kepala adat dan masyarakat, sehingga tidak terjadi semacam konflik atau kesalahpahaman seperti yang terjadi selama ini," kata Ma'ruf Amin, di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dikutip Antara, Kamis (6/6/2024).
Dia menegaskan, pelibatan masyarakat adat tidak hanya terkait dengan viralnya All Eyes on Papua, namun juga pembangunan-pembangunan lainnya di tanah Papua.
"Ini dalam arti secara keseluruhan ke depan di dalam semua pembangunan masyarakat adat terutama ketua kepala suku itu harus dilibatkan. Ini antisipasinya," ujarnya.
Baca Juga: Fakta-fakta Proyek Tanah Merah Yang Viral Dengan Tagar All Eyes on Papua
Dia pun meminta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam permasalahan peralihan fungsi hutan adat masyarakat itu sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan permasalahan tersebut tidak terjadi kembali.
"Ke depan kita harapkan hal-hal seperti itu tidak terjadi karena mungkin dulu kurang ada komunikasi. Kita ke depan harus terkomunikasi dengan baik kepada pimpinan daerah, kepada para penjabat-penjabat gubernur, ini kita harapkan seperti itu," jelasnya.
Diketahui, narasi All Eyes on Papua banyak dibagikan di tengah maraknya poster serupa yang menyuarakan penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza akibat serangan Israel ke Rafah.
Menurut unggahan akun @tanyakanrl, rakyat Papua sedang dirampas hak-haknya oleh penguasa yang serakah. Pengunggah poster tersebut meminta warganet untuk ikut bersuara mengenai isu ini.
Masalah yang disorot adalah perampasan hutan milik rakyat Papua untuk dijadikan perkebunan sawit, yang menambah penderitaan mereka.
"Ayo bantu saudara kita di Papua guys, mau sampe kapan kehidupan mereka diusik terus!!! All Eyes on Papua, All Eyes on Papua, All Eyes on Papua," cuit akun tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






