Polda Sumsel Naikkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Dokter MY ke Tahap Penyidikan
Dwana Muhfaqdilla | 3 Maret 2024, 13:17 WIB

AKURAT.CO Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menaikkan status penyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dokter berinisial MY terhadap istri pasien berinisial TAF ke tahap penyidikan.
"Dalam penyidikan itu sedang kumpulkan bukti untuk membuat terang tindak pidana, masih terus kumpulkan bukti sesuai sangkaan pasal UU nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual," kata Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo, mengutip dari Akurat Sumsel, Minggu (3/3/2024).
Lebih lanjut, meski pihaknya telah melakukan gelar perkara, Polda Sumsel masih belum menetapkan tersangka. Karenanya, MY saat ini masih berstatus sebagai saksi.
Baca Juga: Akhirnya Menang setelah Februari yang Kelam, Persija Kembali ke Jakarta dengan Full Senyum
Selain itu, sejumlah alat bukti dan hasil visum sudah diamankan penyidik Subdit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
"Hasil visum ada bekas luka, terus bekas suntikan. Rekaman CCTV juga kami amankan,” pungkasnya.
Adapun, penyidikan ini dilakukan untuk menemukan tersangka dalam suatu tindak pidana dengan mengumpulkan barang bukti dan pendalaman.
"Bukti awal yang sudah kami dapatkan. kemudian keterangan saksi dan para pihak serta saksi ahli juga akan dimintai keterangannya," tuturnya.
Sebelumnya, MY diduga melecehkan korban dengan modus menyuntikkan vitamin ke suami korban dan istrinya, TAF, hingga membuat keduanya tak sadar.
Saat tak sadar, MY diduga melancarkan aksinya. Tak terima akan hal itu, korban langsung melaporkan ke Polda Sumsel.
Setelah dilaporkan, sontak MY dipecat dari rumah sakit tempatnya bekerja. Pihak rumah sakit pun menyerahkan semua proses hukum ke Polda Sumsel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









