Unik, TPS Ini Pakai Tinta Kunyit untuk Lestarikan Tradisi

AKURAT.CO Tiga tempat pemungutan suara (TPS) di Kampung Benda Kerep, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, Jawa Barat, memakai tinta kunyit sebagai penanda seseorang sudah memberikan hak pilih pada Pemilu 2024. Hal ini untuk melestarikan tradisi yang sudah turun temurun dilakukan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon, Mardeko, mengatakan penggunaan tinta kunyit di kampung itu menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat yang masih dirawat hingga sekarang.
Baca Juga: Pencoblosan di TPS 19 Waykandis Dihentikan Sementara Gara-gara Surat Suara Tercoblos
Secara aturan, pemakaian tinta kunyit ini diperbolehkan karena pihaknya juga menyediakan logistik tersebut sehingga warga di Kampung Benda Kerep mau mencoblos surat suara di TPS.
"Pada prinsipnya ini menjadi kearifan lokal, karena masyarakat percaya kalau tinta kunyit ini tidak menghalangi air wudhu," kata Mardeko, dikutip Antara, Rabu (14/2/2024).
Menurut dia, tinta kunyit menjadi ciri khas TPS di Kampung Benda Kerep yang membuat suasana pemungutan suara pemilu kali ini sangat berbeda dibanding lokasi lain di Kota Cirebon.
Dia menyampaikan, lokasi pemungutan suara yang memakai tinta kunyit itu yakni TPS 65, TPS 66 dan TPS 75 dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) lebih dari 600 orang.
"Kami yakin dengan adanya kearifan lokal ini pemilih di sini (Kampung Benda Kerep) akan memberikan hak suara di TPS," ujarnya.
Sementara Ketua TPS 65 Kampung Benda Kerep, Bagus Ridwan, menilai warga di daerahnya antusias menggunakan hak pilih di TPS, karena KPU Kota Cirebon memperbolehkan pemakaian tinta kunyit.
Menurutnya, tinta kunyit ini tidak hanya menjadi tradisi lokal, namun juga contoh nyata kalau KPU mengakomodasi keinginan warga untuk memeriahkan pesta demokrasi di Kota Cirebon.
"Keunikan ini memberikan nuansa tradisional yang begitu kental dalam pemungutan suara di sini. Apalagi ini menjadi identitas budaya lokal pada pemilihan kali ini," imbuhnya.
Baca Juga: Sandiaga Puji Gibran Jelang Pencoblosan, Relawan DIM: Visi Ekonominya Sudah Sama!
Masyarakat Kampung Benda Kerep sangat mengapresiasi langkah KPU Kota Cirebon karena telah menyediakan tinta khusus berbahan dasar sari kunyit. Dalam pemungutan suara seluruh petugas TPS di kampungnya sengaja mengenakan pakaian adat dengan ciri khas blangkon dan sarung yang mencerminkan kentalnya nuansa pesantren.
Dengan cara tersebut, dia berharap partisipasi pemilih di Kampung Benda Kerep akan meningkat sehingga pesta demokrasi tahun ini berjalan sukses.
"Semangat demokrasi ini harus dijaga supaya hasilnya dapat mencerminkan kehendak rakyat," ucap dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








