Akurat

Komunikasi Nasdem-Demokrat-PKS: Belum Ada Sosok Cawapres, Anies jadi Benang Merah

| 11 Oktober 2022, 09:46 WIB
Komunikasi Nasdem-Demokrat-PKS: Belum Ada Sosok Cawapres, Anies jadi Benang Merah

AKURAT.CO, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menyatakan partainya bersama Demokrat dan PKS telah mencapai sejumlah kesepakatan untuk potensi koalisi di Pemilu 2024.

Willy mengklaim dalam komunikasi lewat tim khusus bersama dua parpol itu, Nasdem telah membuat sejumlah pembahasan terkait serangkaian hal. 

"Tentu insyaallah dalam waktu dekat kita akan lihat, udah ada beberapa kesepahaman yang jadi kesepakatan semoga titik terang ini dalam waktu dekat kita bisa umumkan," kata Willy di UGM, Sleman, Senin (10/10/2022).

Kendati demikian, lanjut dia, komunikasi politik ketiga partai masih dalam dinamikanya. Artinya, menurut Willy, memang ada satu-dua hal yang belum bisa disepakati, termasuk bursa calon wakil presiden (cawapres) salah satunya.

"Ada beberapa satu dua yang masih ya belum kita sepakati, tapi secara garis umum Anies menjadi benang merah kesepakatan bersama dari tiga partai," tutur dia.

Menurut Willy, ketiga parpol memang belum satu suara dalam bursa cawapres. Adapun dari perspektif NasDem, kata dia, menyerahkan kepada Anies untuk menentukan sendiri kriteria pendampingnya di Pilpres 2024.

"Dalam perspektif NasDem kami serahkan pada Pak Anies untuk memilih dan menentukannya. Nah ini yang menjadi ruang negosiasi dengan partai-partai koalisi siapa yang nanti akan mendampingi pak Anies dalam proses ini," ungkapnya.

NasDem, kata Willy, di satu sisi juga tak akan menyodorkan kadernya untuk menjadi pendamping Anies di 2024 nanti. Partainya tak memiliki preferensi untuk diajukan namanya dan soal cawapres mestinya menjadi ranah pembahasan koalisi nantinya.

"Kalau NasDem enggak ada. Kalau kami ingin dwitunggal, tidak ingin kawin paksa, ya udah saling melengkapi saja. Tapi kriterianya ya kalau sejauh ini kalau bicara tentang variabel-variabel kuantitatif, dan kualitatif itu bisa saja. Tapi sekali lagi itu domainnya partai koalisi, partai koalisi nanti yang akan merembug siapa yang akan mendampingi Pak Anies," pungkasnya. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.