Akurat Logo

Wasit Tak Bisa Langsung Hentikan Laga Saat Suporter Ricuh, Ini Alasannya

Zainal Hasan | 23 Oktober 2026, 22:02 WIB
Wasit Tak Bisa Langsung Hentikan Laga Saat Suporter Ricuh, Ini Alasannya
Suporter bersiap melemparkan suar saat terjadi kericuhan di sela pertandingan antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (17/10/2026). ANTARA/Putra M Akbar.

AKURAT.CO, Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menjelaskan bahwa mekanisme penghentian pertandingan ketika terjadi kericuhan suporter di stadion tidak hanya bergantung pada wasit.

Tetapi, kata Yoshimi Ogawa, juga harus mempertimbangkan kondisi keamanan dan koordinasi dengan ofisial pertandingan.

Yoshimi Ogawa mengatakan, wasit harus segera menghentikan laga apabila muncul situasi yang membahayakan keselamatan, seperti aksi suporter melempar botol atau benda lain ke lapangan.

Namun, keputusan untuk melanjutkan pertandingan atau tidak perlu mempertimbangkan hasil koordinasi dengan match commissioner dan petugas keamanan.

Baca Juga: Yoshimi Ogawa Puas dengan Kinerja Wasit Super League, VAR Masih Jadi Sorotan

“Tentu saja, kalau ada masalah keamanan yang sangat berbahaya, terkadang para suporter juga melempar botol atau benda lainnya. Pada saat itu, wasit harus menghentikan pertandingan,” ujar Ogawa.

“Lalu, apakah pertandingan dilanjutkan atau tidak, harus dibahas bersama match commissioner atau petugas keamanan. Ini poin yang sangat penting."

Menurut Ogawa, situasinya bisa berbeda ketika kericuhan terjadi di tribun dan tidak diketahui langsung oleh wasit.

Dalam kondisi tersebut, wasit membutuhkan informasi dari ofisial pertandingan agar dapat menentukan tindakan yang tepat.

Ia menjelaskan, ofisial keempat dapat menjadi penghubung untuk menyampaikan informasi mengenai situasi berbahaya kepada wasit. Dengan begitu, potensi ancaman terhadap keselamatan di stadion bisa segera ditindaklanjuti.

“Kalau wasit tidak bisa mengenali situasinya, tidak ada kesempatan untuk menghentikan pertandingan. Namun, jika ada situasi yang benar-benar berbahaya, wasit bisa mendapatkan informasi melalui ofisial keempat, kemudian pertandingan dihentikan,” kata Ogawa.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.