Akurat

Polemik Laga Persibo vs Deltras, Komite Wasit PSSI Pilih tak Beri Penilaian Putusan Komdis

Endarti | 1 Februari 2025, 10:45 WIB
Polemik Laga Persibo vs Deltras, Komite Wasit PSSI Pilih tak Beri Penilaian Putusan Komdis
 

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, angkat suara mengenai keputusan yang mengubah keputusan wasit di hasil laga Persibo Bojonegoro melawan Deltras Sidoarjo di penyisihan grup Liga 2 Indonesia 2024-2025. 

Komdis PSSI Komdis PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) membatalkan gol Persibo Bojonegoro ke gawang Deltras Sidoarjo di Stadion Sasana Krida, Yogyakarta, 18 Januari silam.

Keputusan ini dituangkan LIB dalam surat bernomor 065/LI-COR/I/2025 yang ditanda tangani Direktur Utama LIB, Ferry Paulus. Surat tersebut telah disampaikan ke Persibo dan juga pihak Deltras.

Baca Juga: Persibo Bojonegoro Tuntut Keadilan LIB, Karena Jadi Korban Kekerasan di Liga 2

“Insiden ini secara spesifik tidak bisa kami jelaskan karena kami tidak tahu bagaimana komite disiplin menghasilkan keputusan itu,” ucap Yoshimi Ogawa saat ditemui di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (31/1).

“Tolong pahami, bahwa briefing ditujukan untuk membahas poin-poin teknis seputar wasit. Makanya tolong dipahami bahwa saya tidak bisa memberikan komentar seputar ini."

Keputusan ini diambil LIB setelah Komite Banding (Komding) PSSI tidak menerima nota banding dari Persibo. 

Baca Juga: Sepakmula 7 September, Liga 2 Dibuka dengan Laga Persibo Bojonegoro vs Gresik United

Tentu hal ini sempat menjadi tanda tanya besar. Sebab sebelumnya wasit sempat mengesahkan gol yang dicetak oleh pemain Persibo Bojonegoro di menit ke-90+4. Alhasil dengan gol ini sempat membuat skor menjadi imbang 1-1.

Gol itu berawal dari pelanggaran pemain Deltras atas pemain Persibo. Pemain Deltras kemudian melakukan indirect free kick kepada rekannya yang berjuang gol penyeimbang.

Wasit tetap mengesahkan gol ini. Namun selepas gol terjadi kericuhan di mana wasit dan para pemain Persibo Bojonegoro dikejar oleh pemain. Terjadi keributan antar pemain bahkan penonton sampai turun ke lapangan pertandingan.

Namun saat disinggung apakah direct free kick yang dilakukan pemain Persibo Bojonegoro benar adanya, Ogawa pun menjabarkan secara rinci.

“Soal itu, mengenai quick free-kick, seperti yang telah dikatakan Prataph Singh (Direktur Perwasitan PSSI), itu diperbolehkan," katanya.

“Namun, itu bisa dilakukan dalam situasi dan kondisi yang tepat. Terutama dekat area kotak penalti. Pemain melakukan pelanggaran di sini, dilakukannya di titik situ juga. Mau bola itu dimundurkan juga tidak apa-apa. Namun, jika dimundurkan, bola harus dalam kondisi yang stabil.

“Jika, itu terjadi kiper, tidak apa-apa. Namun, ketika itu terjadi di kotak penalti lawan, free-kick harus dimulai dari titik yang tepat. Itulah mengapa wasit harus mengontrol agar sepakbola bisa berjalan adil untuk kedua tim.”

“Anda bisa melihat sendiri, bek lawan (Deltras) telah kehilangan fokus karena satu pemain mereka tengah berbicara dengan wasit. Itulah mengapa semua percaya itu tidak diulang karena bolanya masih di sana. Untuk itu, menurut kami, keputusan wasit tidak bisa diterima. Wasit harus mengulang free-kick tersebut, itu poin utamanya."

Sebagai informasi, laga ini akan dimenangi oleh Deltras Sidoarjo dengan skor 3-0 setelah Persibo Bojonegoro menolak bermain dalam laga lanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H