Sekutu Afrika Klaim Gianni Infantino Masih Didukung Banyak Anggota FIFA

AKURAT.CO, Presiden Federasi Sepakbola Kongo, Veron Mosengo-Omba, menganggap bahwa mayoritas anggota FIFA masih mendukung Gianni Infantino. Mosengo-Omba bahkan bersedia “pasang badan” agar Infantino bertahan sebagai Presiden FIFA.
“Kebanyakan federasi (sepakbola nasional) mendukung dia (Gianni Infantino). Tanya saja Kongres (FIFA),” kata Veron Mosengo-Omba sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Veron Mosengo-Omba, 56 tahun, sejatinya juga menolak proposal penjualan saham Piala Dunia 2026 yang diajukan Gianni Infantino beberapa waktu lalu.
Pun demikian, eks anggota asosiasi ketua federasi sepakbola itu lebih keberatan dengan cara proposal melalui program FIFA Forward Enterprise (FFE) itu digarap.
“Saya belum mengirimkan surat dukungan (untuk Infantino) karena saya tidak setuju dengan cara proyek (FFE) dilakukan. Kini orang-orang menyerang Gianni tetapi saya siap menahan peluru untuk dia.”
https://akurat.co/bola/883006/kritik-gianni-infantino-dalam-isu-ffe-coo-fifa-kevin-lamour-dipecat
Keberatan eks Mosengo-Omba adalah bahwa FFE dikerjakan dengan cara terlalu pribadi. Namun, ia juga melihat hal yang sama sudah dilakukan oleh UEFA yang menjual Liga Champions dan Piala Eropa.
“Gianni datang dengan proposal yang mirip tetapi kini dia sudah membatalkannya. Jadi, apa masalahnya? Apa yang saya tidak suka dan di mana saya kira Gianni melakukan kesalahan adalah cara melakukannya,” kata Mosengo-Omba.
“Karena risikonya adalah (FIFA) bisa melihat banyak perusahaan (swasta) menyelenggarakan Piala Dunia. Itu pandangan saya terhadap dia.”
Israel Tarik Dukungan dari Gianni Infantino
Sementara itu, Asosiasi Sepakbola Israel (IFA) menjadi anggota FIFA terbaru yang menarik dukung dari Infantino. Israel mengikuti jejak sejumlah negara seperti Inggris, Wales, Republik Irlandia, dan Selanda Baru.
“Kami tidak punya pilihan kecuali menarik surat dukungan kami yang sebelumnya, dengan harapan tulus bahwa dialog bermanfaat di antara semua pihak pada akhirnya akan memperbaiki visi dan arah yang layak untuk sepakbola dunia,” kata Ketua IFA, Moshe Zuares.
Tekanan terhadap Infantino juga kian berat setelah FIFA memecat kepala operasional mereka, Kevin Lamour. Lamour dikenal sebagai salah satu figur internal FIFA yang menentang Infantino dalam skandal FFE.
Nasib Infantino sebagai Presiden FIFA akan ditentukan pada kongres tahunan yang akan digelar di Rabat, Maroko, Maret mendatang. Dalam kongres tersebut para anggota akan melakukan pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031.
Gianni Infantino sejauh ini mengisyaratkan akan mencalonkan diri kembali. Pria berkebangsaan Swiss berdarah Italia itu sudah memimpin FIFA sejak 2016.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T






